PRABUMULIH, – Puluhan warga Dusun Prabumulih mendatangi gedung DPRD Kota Prabumulih, Senin (3/11/2025), untuk menyampaikan aspirasi terkait rencana pelebaran jalan di wilayah mereka. Dalam audiensi yang digelar di Ruang Banggar tersebut, warga meminta agar proyek pelebaran Jalan Dusun Prabumulih dijadikan prioritas utama pada tahun anggaran 2026.
Perwakilan warga, Suharta Ucin, menegaskan bahwa masyarakat sejak awal mendukung penuh program pembangunan Pemerintah Kota Prabumulih. Namun, menurutnya, wilayah Dusun Prabumulih yang merupakan cikal bakal berdirinya Kota Nanas seharusnya mendapat perhatian lebih.
“Kami hanya ingin rencana pelebaran jalan ini menjadi prioritas pembangunan tahun depan. Mari kita buat sejarah, agar proyek ini benar-benar terealisasi pada 2026,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Suharta juga menyoroti hasil appraisal tanah oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang dinilai lebih rendah dibandingkan tahun 2013. Ia berharap penilaian baru dapat mencapai lebih dari Rp5,3 juta per meter persegi. Selain itu, warga juga mengeluhkan kesulitan mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) karena status lahan yang belum jelas akibat rencana proyek tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Prabumulih H. Deni Victoria, SH, M.Si, menyatakan komitmen DPRD untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Kita akan kawal agar rencana pelebaran jalan ini bisa terwujud. Namun, karena proyek ini menggunakan dana APBD, semua prosesnya harus sesuai aturan,” tegas Deni. Ia juga menambahkan bahwa DPRD bersama Pemkot Prabumulih akan terus bersinergi memperjuangkan pembangunan yang berpihak kepada rakyat. (*)




