Seperti Anak Sendiri, Serma Fatur Rozi dalam TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang Ringankan Pekerjaan Ibu Asuh

JOMBANG — Sejak kedatangan anggota Satgas TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang menempati sebagian rumahnya sebagai tempat tinggal sementara, kehidupan Ibu Sumiyati berubah menjadi lebih hangat dan ringan. Setiap hari ia menyiapkan makanan bagi para prajurit, namun kini tidak sendirian — Serma Fatur Rozi menyempatkan diri turun ke dapur membantu, mulai dari mengupas bumbu, memotong sayur, hingga mengaduk masakan, Senin (2/11/2026).

“Biasanya saya harus bangun pagi‑pagi dan mengerjakan semuanya sendirian. Kadang terasa berat, apalagi setelah selesai mengurus kebun. Hari‑hari ini ada Bapak Fatur yang ikut membantu, pekerjaan jadi cepat selesai dan tidak terasa melelahkan. Beliau tidak segan‑segan masuk ke dapur, persis seperti anak sendiri yang bantu ibunya,” ujar Ibu Sumiyati sambil tersenyum tulus.

Ia menceritakan, kehadiran anggota Satgas bukan sekadar menumpang tempat, melainkan membawa semangat kekeluargaan yang sungguh‑sungguh terasa. Di sela memotong sayur dan menyalakan api kompor, obrolan mengalir santai tentang kehidupan desa, tanaman, hingga kebiasaan sehari‑hari. Suasana rumah yang dulunya sepi kini terasa hidup dan penuh kehangatan.

“Kami merasa dihormati dan diperhatikan. Bukan karena hal yang besar, tapi justru dari hal sederhana seperti ini. Banyak cerita yang kami bagi di dapur, sehingga kami semakin mengenal satu sama lain bukan sekadar tuan dan tamu, melainkan keluarga,” tambahnya.

Serma Fatur Rozi menjelaskan, kehadiran warga yang menyediakan tempat tinggal bagi Satgas sudah menjadi bantuan besar yang tak ternilai. Membantu di dapur adalah cara sederhana untuk mengucapkan terima kasih sekaligus menumbuhkan kedekatan yang tulus.

“Ibu asuh sudah berbaik hati menyambut kami. Membantu beliau adalah kewajiban sekaligus kebahagiaan kami. Ikatan yang terjalin di dapur ini justru yang paling kokoh lebih kuat dari bangunan apa pun yang kami kerjakan,” tegasnya.

Bagi Ibu Sumiyati dan keluarganya, momen di dapur ini menjadi bukti nyata: kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terjadi di lokasi pembangunan besar, melainkan tumbuh dari hal‑hal kecil yang dilakukan dengan tulus, di setiap sudut rumah warga.(*)

Pos terkait