Sentuhan TNI di Ladang Pak Riyanto: Cabut Umbi Singkong Jaga Kedaulatan Pangan Desa

LAMPUNG UTARA— Terik matahari menyengat di atas langit Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Minggu (02/08/2026) siang. debu kering membalut riuhnya ladang, namun langkah Pak Riyanto (47) tak sedikit pun surut. Di atas tanah Dusun 2 RT 04 yang retak diterpa cuaca panas ekstrem, hamparan tanaman singkong miliknya telah siap memasuki masa panen 10 bulan.

Namun hari itu, napas lelah Pak Riyanto tak dihela seorang diri.
Sejumlah prajurit berseragam loreng dari Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara tampak membelah terik, menyusuri pematang ladang.

Tanpa canggung meminta restu, tangan-tangan kokoh yang biasa menggenggam senjata itu ikut manemani, merangkul, dan bersama-sama menyejajarkan tenaga dengan Pak Riyanto untuk mencabut umbi-umbi singkong berukuran besar dari perut bumi.

Aksi gotong royong di tengah ladang ini tak sekadar bantuan tenaga. Di sela-sela mengumpulkan hasil panen, tercipta ruang dialog edukatif yang hangat antara prajurit dan petani.

“Cuaca panas ekstrem belakangan ini memang menjadi tantangan berat bagi sektor pertanian. Namun singkong adalah salah satu komoditas alternatif penopang kedaulatan pangan yang luar biasa tangguh. Di sinilah pentingnya menjaga konsistensi ketahanan pangan lokal.

Jika petani kita tangguh dan suplai pangan terjaga, ekonomi warga desa akan terus stabil,” ujar Pelda Rudi Hartono, anggota Satgas TMMD, di sela-sela kesibukannya mencabut singkong.

Bagi Pak Riyanto, kehadiran para prajurit TNI di lahannya memberi suntikan semangat yang tak ternilai. Rasa lelah menantang sengatan matahari seolah terbayar tuntas oleh kehangatan solidaritas di lapangan.

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur sekali. Bapak-bapak TNI mau turun langsung ke ladang, ikut panas-panasan dan kotor-kotoran membantu kami mencabut singkong. Selain dapat ilmu cara menjaga kualitas lahan saat cuaca panas, hadirnya bapak-bapak tentara membuat desa kami terasa jauh lebih aman dan tenteram,” tutur Pak Riyanto dengan senyum sumringah sembari mengusap keringat di dahi.

Langkah nyata Satgas TMMD ke-129 Kodim 0412/LU di Desa Baru Raharja ini menguatkan kembali hakikat kemanunggalan TNI dan rakyat. Bahwa pengabdian tak hanya tertuang pada pembangunan fisik jalan atau bangunan, melainkan juga menyatu pada setiap hela napas dan peluh petani.

Dari balik tanah kering Sungkai Utara dan umbi-umbi singkong yang terangkat hari ini, tersemat pesan kuat: bahwa kedaulatan pangan bangsa dirawat bersama, dari kerja keras petani ada kepedulian prajurit di pelosok negeri. #(Pendim 0412/LU).

Pos terkait