Pemasangan Bata Hebel Dimulai, Rumah Layak Huni Ibu Seri Astuti Jadi Simbol Harapan dan Kebersamaan

LAMPUNG UTARA, 17 Juli 2026 – Tawa hangat dan sorak semangat gotong royong memecah keheningan pagi di wilayah RT 04 RW 01, Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Meski terik matahari mulai meninggi pada Jumat ini, semangat tak surut saat Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara bersama puluhan warga setempat secara resmi meletakkan dan memasang bata hebel pertama untuk pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) milik Ibu Seri Astuti.

Kegiatan ini bukan sekadar menyusun material bangunan menjadi dinding. Bagi Ibu Seri Astuti, setiap keping bata hebel yang dipasang dengan teliti oleh tangan prajurit dan warga adalah simbol hilangnya kecemasan yang selama bertahun-tahun membebani pikirannya. Hunian yang layak ini nantinya menjadi syarat utama agar ia bisa hidup lebih sehat, tenang, dan mulai merancang harapan masa depan yang lebih baik.

Di lokasi pembangunan, kebersamaan terasa begitu kental dan harmonis tanpa sekat. Prajurit berbaju loreng dan warga bekerja dalam satu irama: ada yang memotong bata hebel sesuai ukuran, menyiapkan adukan semen khusus, hingga menyusunnya perlahan demi membentuk dinding yang kokoh. Kerja sama yang rapi ini mempercepat proses sekaligus menunjukkan kekuatan sinergi antar elemen masyarakat.

Komandan SSK TMMD ke-129, Kapten Inf M. Latif, yang mewakili Dandim 0412/Lampung Utara selaku Dansatgas, menegaskan bahwa sasaran pembangunan RLH ini ditujukan langsung untuk meningkatkan indeks kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Rumah yang sehat, aman, dan kokoh akan memberikan ketenangan psikologis bagi penghuninya, sehingga energi dan pikiran tidak lagi habis terbuang mengkhawatirkan tempat tinggal.

“Ketika beban pikiran soal hunian sudah teratasi, maka energi keluarga bisa dialihkan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan pendidikan anak. Inilah esensi sesungguhnya dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang ingin kita wujudkan,” ujar Kapten Latif di sela-sela peninjauan pekerjaan.

Selain infrastruktur fisik, kehadiran TMMD ke-129 dinilai telah menghidupkan kembali “modal sosial” berharga di Desa Baru Raharja, yaitu semangat gotong royong yang sempat mulai meredup seiring kesibukan masing-masing. Semangat saling bantu inilah yang diharapkan tetap terjaga dan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan ekonomi desa secara berkelanjutan di masa mendatang.(and)

Pos terkait