Pelaku Spesialis Pencurian Pipa Pertamina Digulung Team Gurita Polres Prabumulih

0
2315
Pelaku Spesialis Pencurian Pipa Pertamina Digulung Team Gurita Polres Prabumulih
Team Gurita Satreskrim Polres Prabumulih berhasil menggulung pelaku pencurian pipa milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Field Prabumulih (sebelumnya bernama PT Pertamina Asset 2), yang selama ini kerap meresahkan perusahaan minyak gas Negara tersebut.

PRABUMULIH – Team Gurita Satreskrim Polres Prabumulih berhasil menggulung pelaku pencurian pipa milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Field Prabumulih (sebelumnya bernama PT Pertamina Asset 2), yang selama ini kerap meresahkan perusahaan minyak gas Negara tersebut.

Selain menangkap tersangka berinisial AW (41), warga TPA Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Rabu (22/09/2021), petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 6 Batang pipa berukuran 6 in panjang 4 meter.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SIK SH MH melalui Kasat Reskrim, AKP Jailili SH M.Si membenarkan terkait penangkapan pelaku Pencurian Pipa milik Pertamina tersebut.

Jailili mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka bermula dari laporan PT Pertamina Hulu Rokan, bahwa telah terjadi pencurian pipa pertamina di Jalan Nigata, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Dari hasil penyelidikan, yang dilakukan Team Gurita Polres Prabumulih didapatkan informasi tentang identitas pelaku.

Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui perihal keberadaan pelaku yang sedang berada di rumah kontrakan temannya di Jalan TPA Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, Team Gurita Polres Prabumulih langsung bergerak menuju ke lokasi, dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku, setelah itu pelaku langsung dibawa ke Satuan Reskrim Polres Prabumulih  guna penyidikan lebih lanjut,” terang Jailili.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku AW masih dalam pengembangan penyidikan oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Prabumulih. Kanit Pidum, IPDA Dohan Yoanda Prima S.Tr.K, saat dikonfirmasi menambahkan, bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana kurungan Maksimal 7 tahun penjara. (King)

Editor : Donni