Panggul Air Minum Bersama, Satgas TMMD dan Warga Buktikan Tekad Gotong Royong Tak Kenal Berat Ringan

BATANG – Gotong royong dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang tidak hanya terlihat saat anggota TNI dan masyarakat berjibaku dengan adukan beton. Kebersamaan itu juga tampak ketika mereka bahu-membahu memanggul air minum menuju lokasi pengecoran jalan di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.

Di tengah padatnya aktivitas pembangunan jalan, kebutuhan air minum menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Pekerjaan fisik yang menguras tenaga, terlebih ketika cuaca mulai panas, membuat para pekerja membutuhkan asupan cairan yang cukup agar tetap bugar selama menjalankan tugas.

Tanpa membedakan antara prajurit dan masyarakat, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengangkut persediaan air minum menuju titik pengecoran. Beban yang harus dibawa terasa lebih ringan ketika dikerjakan bersama-sama.

Pemandangan sederhana tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak ada pekerjaan yang dianggap terlalu kecil selama hal itu dapat mendukung kelancaran pembangunan dan membantu sesama.

Air minum yang dibawa menuju lokasi pekerjaan memiliki peran penting bagi anggota Satgas maupun warga yang terlibat dalam pengecoran. Di sela aktivitas mengangkut material, menyiapkan adukan, dan meratakan beton, kesempatan untuk beristirahat sejenak sambil minum menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh.

Kebersamaan saat memanggul air juga menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh mereka yang bekerja langsung dengan semen dan pasir. Dukungan logistik sederhana, termasuk memastikan persediaan air minum tersedia, turut membantu kelancaran pekerjaan di lapangan.

Semangat saling membantu inilah yang terus tumbuh selama pelaksanaan TMMD di Desa Sembung. Anggota Satgas dan masyarakat bekerja sebagai satu kesatuan, saling melengkapi sesuai kebutuhan di lapangan.

Pembangunan jalan sepanjang 1.412 meter yang menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang membutuhkan kerja sama banyak pihak. Setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan material hingga kebutuhan pendukung para pekerja, menjadi bagian dari proses mewujudkan akses transportasi yang lebih baik.

Bagi masyarakat, keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut bukan sekadar membantu menyelesaikan pekerjaan. Gotong royong juga menjadi kesempatan mempererat hubungan dengan anggota TNI yang selama pelaksanaan TMMD berada dan bekerja di lingkungan desa mereka.

Melalui kebersamaan seperti ini, nilai-nilai kepedulian dan kekeluargaan terus terpelihara. Prajurit dan warga tidak hanya berbagi tenaga, tetapi juga berbagi tanggung jawab untuk menyukseskan pembangunan yang manfaatnya kelak dirasakan masyarakat.

Di balik persediaan air minum yang dipanggul menuju lokasi pengecoran, tersimpan pesan sederhana bahwa keberhasilan sebuah pekerjaan besar sering kali ditopang oleh tindakan-tindakan kecil yang dilakukan dengan penuh keikhlasan.(*)

Pos terkait