Merespons Keluhan Pedagang, DLH Sungai Lilin Terjunkan Tim Bersihkan Selokan Tersumbat

SUNGAI LILIN – Menanggapi keluhan masyarakat dan para pedagang Pasar Sungai Lilin terkait tumpukan sampah serta saluran air (selokan) yang tersumbat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sungai Lilin bergerak cepat. Tim kebersihan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah guna melancarkan kembali aliran air.

Aksi sigap ini dilakukan sebagai bentuk komitmen DLH dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar serta kenyamanan aktivitas jual beli warga. Di lokasi, terlihat para petugas berjibaku mengangkat sampah dari dalam drainase dan memasukkannya ke dalam truk pengangkut.

Namun, pelaksanaan pembersihan di lapangan tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan. Kepala DLH Sungai Lilin, Taufik, S.H., mengungkapkan bahwa proses pengerjaan oleh tim tidak dapat berjalan secara maksimal karena ditemukannya kendala teknis pada struktur selokan.

“Tim kami sudah turun ke lapangan dan bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah yang ada. Namun, dilaporkan bahwa pekerjaan tidak bisa optimal karena banyaknya bagian selokan atau got yang telah dicor permanen di bagian atasnya oleh sebagian pedagang,” ujar Taufik saat dikonfirmasi oleh awak media, Senin (21/09/2026).

Menurutnya, penutupan selokan secara permanen membuat petugas kesulitan untuk menjangkau tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur yang mengendap di dalam saluran. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu utama sering tersumbatnya aliran air di kawasan pasar tersebut.

Pihak DLH mengimbau kepada seluruh pedagang dan masyarakat Pasar Sungai Lilin untuk turut serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke dalam drainase.

Selain itu, warga dan pedagang diharapkan dapat memberikan akses pada saluran air agar proses perawatan dan pembersihan rutin dapat dilakukan dengan mudah demi kebaikan dan kenyamanan bersama.

Pos terkait