CIANJUR – Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0608/Cianjur mulai melaksanakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada hari pertama pelaksanaan teknis di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah erosi dan tanah longsor yang mengancam pemukiman serta akses jalan warga.
Pekerjaan dimulai tepat pukul 07.00 WIB setelah apel pagi, di mana personel langsung menuju dua titik lokasi pembangunan TPT, salah satunya berada di Kampung Cibitung RT 002 RW 001. Di lokasi terlihat jelas semangat gotong royong: prajurit gabungan TNI AD, AL, dan AU bekerja bahu-membahu bersama warga, menggali tanah, menyusun batu kali, memasang besi tulangan, hingga mencampur dan menuang beton.
Sesuai rencana, TPT yang dibangun memiliki panjang 15 meter dengan tinggi 1 meter, yang nantinya akan menahan tekanan tanah di lereng rawan longsor serta melindungi badan jalan dan rumah warga di sekitarnya. Pada hari pertama ini, progres pengerjaan TPT di kedua titik telah mencapai 50 persen, jauh lebih cepat dibanding beberapa pekerjaan lain berkat dukungan alat dan antusiasme tenaga kerja.
Pembangunan ini didukung alat kerja berupa 3 unit mesin molen, satu set peralatan pertukangan, serta alat berat Excavator PC 75 untuk membantu penggalian dan pemadatan tanah. Cuaca cerah sepanjang hari sangat membantu kelancaran pengecoran, meskipun Satgas tetap memantau ketersediaan air guna menjaga kualitas struktur bangunan.
Total ada 190 orang yang terlibat dalam seluruh kegiatan hari ini, terdiri dari 107 personel TNI Angkatan Darat, 15 personel TNI Angkatan Laut, 20 personel TNI Angkatan Udara, 8 orang perangkat daerah, serta 50 warga lokal yang turut menyumbang tenaga.
Perwakilan Satgas menyampaikan bahwa pembangunan TPT sangat krusial demi keselamatan warga. “Dengan tembok penahan tanah ini, risiko longsor saat musim hujan dapat ditekan seminimal mungkin. Akses warga menjadi lebih aman dan pemukiman terlindungi,” ujarnya.(red)




