OKU TIMUR,— Semangat kebersamaan tak pernah pudar di lokasi pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026. Satuan Tugas Kodim 0403/OKU bekerja bahu-membahu bersama warga Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, untuk mengangkut dan melansir material batu alam guna mempercepat penyelesaian pembangunan talud penahan tanah di ruas jalan utama desa tersebut.
Terlihat jelas di lokasi kegiatan, personel Satgas yang mengenakan seragam loreng menyatu dengan warga yang mengenakan pakaian sehari-hari. Tanpa sekat pangkat maupun kedudukan, mereka bekerja bersama-sama mengangkat batu alam berukuran besar, memindahkannya dari tempat penumpukan ke tepi jalan, lalu menyusunnya secara rapi dan kokoh menjadi dinding talud. Sebagian mengangkat batu ke atas kereta dorong, sebagian lain mendorongnya menuju titik pemasangan, sementara yang lainnya langsung menyusun batu tersebut dengan adukan semen agar menempel kuat dan menjadi satu kesatuan dinding pelindung jalan. Keringat bercucuran di bawah terik matahari tidak menyurutkan semangat mereka, justru semakin mempererat rasa persaudaraan yang tumbuh di tengah kerja keras.
Pembangunan talud penahan tanah ini direncanakan sepanjang 458 meter di sisi kiri dan kanan jalan, berfungsi menahan pergeseran tanah, mencegah longsor, serta menjaga kestabilan badan jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui warga setiap harinya. Dengan melibatkan tenaga bersama antara personel TNI dan warga, kemajuan pekerjaan terus meningkat pesat dan kini telah mencapai 40 persen. Kecepatan penyelesaian ini tak lepas dari partisipasi aktif warga yang rela menyisihkan waktu dan tenaga demi kepentingan bersama.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kebersamaan inilah kekuatan sesungguhnya dari program TMMD:
“Melihat prajurit dan warga bekerja berdampingan, sama-sama mengangkat batu, sama-sama berkeringat, itulah semangat TMMD yang sesungguhnya. Kami tidak datang untuk bekerja sendiri, melainkan untuk menggerakkan kekuatan gotong royong yang sudah ada di tengah masyarakat. Dengan kita melansir material bersama-sama, pekerjaan menjadi lebih cepat selesai, dan yang lebih penting, ikatan persaudaraan kita semakin kuat. Talud ini bukan hanya tembok batu, melainkan bukti bahwa jika kita bersatu, hal apa pun dapat kita wujudkan bersama,” ujar Letkol Arh Yusuf Winarno.
Warga yang turut bekerja pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa bangga dapat ikut berkontribusi langsung membangun lingkungan tempat mereka tinggal, menyadari bahwa jalan yang sedang diperbaiki adalah milik mereka sendiri dan akan dinikmati oleh anak cucu di masa mendatang. Semangat saling membantu ini diharapkan terus terjaga hingga seluruh pekerjaan selesai, sehingga Desa Mengulak memiliki jalan yang kokoh, aman, dan membanggakan.(*)



