Dukung Swasembada Pangan 2025, Polres PALI Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV

PALI – Kepolisian resort (Polres) PALI melalui Polsek Kota PALI, Rabu (8/10/2025), melaksanakan penanaman jagung Kuartal IV di lahan-lahan terutama daerah dengan curah hujan sedang yang sangat mendukung pertumbuhan jagung pada musim penghujan.

Dari pantauan, tampak turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati PALI yang diwakili oleh Rizal Pahlevi A.P M.Si, Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait SH S.IK M.IK, Wakapolres KOMPOL Kusyanto SH, para Kabag, Kasat, dan Kasi Polres PALI, serta Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah SH.

Bacaan Lainnya

Hadir pula pada kesempatan itu, Danramil 404-03 Talang Ubi yang diwakili Serma Budiyono, Kadin DPMD PALI Edy Irwan SE M.Si, Camat Talang Ubi Hj. Emiliya S.Sos M.Si, Lurah Handayani Mulya Sarnadi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, penyuluh pertanian lapangan, serta insan pers dan tamu undangan lainnya.

“Langkah ini merupakan bagian dari program peningkatan ketahanan pangan dan optimalisasi lahan pertanian,” ujar Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait SH S.IK M.IK, dalam sambutannya.

Dikatakannya, kegiatan ini difokuskan pada lahan-lahan yang telah melalui masa istirahat pasca-panen padi pada Kuartal III, sehingga memiliki kadar unsur hara yang cukup baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman jagung.

“Penanaman dilakukan serentak di beberapa wilayah, terutama daerah dengan curah hujan sedang yang mendukung pertumbuhan jagung pada musim penghujan,” ungkap Kapolres.

Masih disampaikannya, untuk persiapan lahan sudah dimulai sejak awal Oktober, yang mencakup pembersihan gulma, pengolahan tanah, serta pemupukan dasar. Petani juga diberikan pelatihan teknis singkat mengenai cara budidaya jagung yang sesuai dengan standar pertanian berkelanjutan, termasuk pemilihan benih unggul, pola tanam, serta penggunaan pupuk organik.

Dinas Pertanian daerah turut mendistribusikan bantuan berupa benih jagung hibrida dan pupuk kepada kelompok tani untuk mendukung produktivitas.

“Proses penanaman berlangsung selama bulan Oktober hingga pertengahan November, menyesuaikan dengan kondisi iklim setempat. Dengan memanfaatkan curah hujan alami, irigasi tambahan tidak terlalu dibutuhkan, sehingga menghemat biaya produksi,” jelas Kapolres AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, melanjutkan.

Selanjutnya, selain mengatur jarak tanam secara optimal untuk memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara antar tanaman, yang berperan penting dalam mencegah serangan hama dan penyakit. Juga selama fase pertumbuhan vegetatif hingga generatif, dilakukan monitoring berkala oleh petugas penyuluh lapangan.

Bahkan, untuk pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara terpadu, dengan mengedepankan metode ramah lingkungan seperti penggunaan pestisida nabati dan rotasi tanaman. Upaya ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem lahan pertanian serta mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.

“Secara keseluruhan, kegiatan penanaman jagung pada Kuartal IV berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta komunitas petani,” tukas dia.

Diharapkannya keberhasilan ini dapat mendorong perluasan area tanam pada musim berikutnya dan memberikan kontribusi nyata terhadap swasembada jagung.

Polres PALI melalui Polsek Jajaran akan terus melaksanakan Penanaman jagung pada Kuartal IV yang jatuh pada hulan oktober 2025 sebagai bentuk dan Komitmen mendukung Program Pemerintah dalam Program Ketahanan Pangan. (Albet)

Editor: Donni

Pos terkait