OKU — Sasaran Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Ibnu mencapai perkembangan sebesar 85 persen per Kamis (5/11), dengan fokus utama pekerjaan saat ini adalah pengerjaan plesteran dinding bagian depan rumah sekaligus seluruh ruangan di bagian dalam bangunan. Personel Satgas TMMD Ke‑130 Kodim 0403/OKU bersama warga Desa Mengulak bekerja secara bergotong‑royong untuk meratakan lapisan semen pada setiap permukaan dinding, sehingga tampilan dinding menjadi halus, rata, rapi serta terlindungi dari kerusakan akibat perubahan cuaca.
Terlihat di lokasi pekerjaan, tim dibagi menjadi dua kelompok kerja. Satu kelompok menangani plesteran fasad bagian depan rumah yang menjadi wajah utama bangunan, dikerjakan dengan presisi agar tampak bersih dan kokoh. Kelompok lain menyelesaikan plesteran setiap sudut dinding ruang dalam rumah, termasuk dinding di area kamar dan ruang utama. Setiap lapisan plester diperiksa dengan teliti agar tidak terdapat permukaan yang miring, retak atau berlubang, sehingga kualitas bangunan terjaga secara menyeluruh.
Dansatgas TMMD 130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan:
“Plesteran pada dinding depan dan dalam rumah bukan hanya untuk keindahan tampilan, namun berfungsi sebagai pelindung utama struktur bata dari hujan, panas matahari dan kelembapan. Kami pastikan setiap bagian dinding diolesi lapisan semen dengan kuat dan rata, agar rumah Bapak Ibnu benar‑benar aman, nyaman dan awet untuk ditempati keluarga dalam jangka panjang,” ujarnya.
Bapak Ibnu yang hadir memantau langsung proses pengerjaan menyampaikan rasa syukurnya:
“Saya sangat terharu melihat dinding rumah saya, baik bagian depan maupun di dalam ruangan, menjadi halus dan rapi. Dulu dinding rumah saya terlihat kasar dan sederhana, sekarang perubahannya sangat terasa. Terima kasih kepada Satgas dan tetangga yang bekerja keras demi rumah saya, saya akan merawat rumah ini sebaik mungkin untuk anak cucu saya,” ungkapnya.
Pengerjaan RTLH Bapak Ibnu terus dikejar penyelesaiannya bersama empat unit rumah rehabilitasi lainnya, agar seluruh sasaran fisik program TMMD Ke‑130 dapat selesai sesuai target.(*)



