Purbalingga – Curah hujan yang tinggi mengakibatkan rute jalan untuk droping material program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga mengalami kendala. Jalan yang dilalui kendaraan pengangkut material, khususnya mobil pickup, menjadi becek dan licin sehingga menghambat proses distribusi material TMMD di Desa Krangean, Kabupaten Purbalingga, (29/4/2026).
Kondisi tersebut membuat kendaraan pengangkut material khususnya mobil pickup kesulitan melintas, bahkan berpotensi tergelincir. Menyikapi hal itu, Satgas TMMD bersama warga segera mengambil langkah darurat dengan menaburkan batu di sepanjang jalur yang terdampak guna memperkuat struktur tanah.
Sertu Riyadi, anggota Satgas TMMD, menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan agar distribusi material tetap berjalan meski di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Kami bersama warga langsung mengambil tindakan dengan menaburkan batu di jalan yang becek agar kendaraan pickup bisa melintas tanpa selip. Ini langkah cepat agar kegiatan TMMD tidak terhambat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara TNI dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi kendala di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dusun Batur Desa Krangean, Yasto, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan Satgas TMMD bersama warga.
“Kami sangat berterima kasih atas upaya yang dilakukan. Dengan penanganan ini, distribusi material bisa kembali berjalan dan pembangunan tetap berlanjut,” ungkapnya.
Dengan langkah penanganan darurat tersebut, diharapkan proses droping material dapat kembali normal sehingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.(RP)



