Mengeksplorasi Peran AI dalam Membentuk Ulang Industri Hiburan Digital serta Budaya dan Kreatif
HONG KONG – Acara unggulan tahunan Digital Entertainment Leadership Forum 2026 (DELF 2026), yang diselenggarakan oleh Cyberport, resmi berakhir hari ini. Mengusung tema The Dreamatic Circus, forum tahun ini berfokus pada topik-topik utama seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi imersif, pengembangan ekonomi kekayaan intelektual (IP), serta inovasi dalam industri budaya dan kreatif.
Selama tiga hari berturut-turut, forum ini menghadirkan empat zona pengalaman tematik—Hiburan Digital, Budaya dan Seni, Gaya Hidup Cerdas dan Bisnis, serta Robotika dan Drone—yang mempertemukan para pemimpin dan pakar dari sektor teknologi, hiburan, budaya dan seni, pendidikan, serta industri kreatif.
Mereka bersama-sama mengeksplorasi tren dan arah terkini dalam pemberdayaan pembuatan konten, pelestarian budaya, dan penerapan bisnis melalui teknologi inovatif.
Melanjutkan antusiasme tinggi pada hari pertama, hari kedua dan ketiga berfokus pada praktik kreatif, pengalaman teknologi, dan keterlibatan komunitas, dengan menampilkan lebih dari 35 pameran teknologi inovatif, pengalaman interaktif, dan berbagai kegiatan menarik.
Sorotan utama acara ini mencakup pameran seni interaktif imersif yang mengangkat IP animasi orisinal Hong Kong, Another World; aktivasi phygital interaktif dari Nikopicto; robot tempur karya Jin Technology Limited; serta platform mode berbasis AI dan 3D dari Genesis ONE.
Acara ini juga menghadirkan Konser Art-Tech, lokakarya pencipta gim berbasis AI, pemutaran film, acara *doujin*, serta pengalaman *esports* yang inklusif dan mudah diakses.
Hal ini memungkinkan masyarakat untuk merasakan langsung berbagai kemungkinan baru yang dihadirkan oleh teknologi mutakhir dalam dunia hiburan, kehidupan sehari-hari, dan aplikasi bisnis, sekaligus menampilkan potensi pertumbuhan serta peluang yang tercipta dari konvergensi antara AI dan hiburan digital.
Dr. Rocky Cheng, Chief Executive Officer Cyberport, menyatakan, “Kecerdasan buatan (AI) sedang mempercepat transformasi di seluruh industri hiburan dan kreatif. Teknologi ini tidak hanya mengubah cara konten diciptakan, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelestarian budaya, ekspresi artistik, dan pengembangan industri.
DELF telah lama menjadi wadah pertukaran lintas sektor yang mendorong kolaborasi antara perusahaan teknologi, kreator, organisasi industri, dan talenta untuk bersama-sama mengeksplorasi skenario penerapan yang inovatif.
Cyberport akan terus secara aktif mempromosikan integrasi AI dengan industri kreatif, membina talenta di bidang inovasi dan teknologi (I&T), serta mendukung pengembangan perusahaan rintisan (*start-up*), demi memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional.”
Menyoroti Integrasi Kreasi AI dan Art-Tech
Hari kedua forum berpusat pada praktik teknologi kreatif, menampilkan penerapan terkini AI dalam pembuatan konten, seni, dan hiburan melalui serangkaian kegiatan interaktif. “Konser Art-Tech”, yang didukung oleh Hong Kong Innovative Technology Development Association, memadukan teknologi inovatif dengan pertunjukan langsung untuk menunjukkan bagaimana perangkat digital dapat menghadirkan bentuk ekspresi baru dalam musik dan seni.
Sementara itu, “Hong Kong AI Game Jam 2026 & Creator Workshop 2026″—yang diselenggarakan oleh Honor U Ministry Ltd dan Hong Kong Game Development Association—menggabungkan kompetisi dengan pembelajaran; acara ini memungkinkan peserta menggunakan perangkat AI untuk pengembangan gim serta memicu pemikiran kreatif melalui tantangan praktik langsung dan bimbingan dari para ahli industri.
Acara ini juga menghadirkan pengalaman *gaming* dan *esports* yang inklusif dan mudah diakses (Accessible Gaming and Esports Experience) yang didukung oleh Hong Kong Blind Union.
Pembuatan konten film dan digital juga menjadi sorotan utama. Acara ini menghadirkan Cyberport Academy: DELF 2026 – AI Creative Micro-Academy, yang memungkinkan masyarakat untuk menjajal perangkat kreatif mutakhir dari berbagai merek terkemuka serta mempelajari penggunaan AI generatif dan teknologi inovatif lainnya untuk penceritaan audiovisual, desain gim interaktif, dan pembuatan konten lainnya.
Forum ini juga menyelenggarakan kelas ahli (masterclass) untuk film animasi orisinal Another World, dengan mengundang Ms Polly Yeung (CEO Gudo Inc) dan Ms BeeWon Lee (CEO dan produser SuperString Inc) untuk berbagi wawasan mengenai upaya mengemas ulang *Another World* bagi audiens webtoon global.
Selain itu, program-program populer seperti *XODIAC: Cosmic Code* dan *Drone Cirque: A Circus in the Air* berhasil menarik banyak pengunjung. Program-program ini memadukan seni pertunjukan, teknologi visual, dan hiburan interaktif dalam format inovatif, sekaligus menunjukkan arah baru bagi hiburan berbasis teknologi.
Memadukan Budaya, Pendidikan, dan Komunitas untuk Mendorong Inovasi bagi Semua
Pada hari terakhir, forum ini semakin memperlihatkan nilai dari pemasyarakatan teknologi dan inklusi lintas generasi. Didukung oleh Rotary Club of Smart Hong Kong, acara “Elderly eSports Tournament & Experience Day” mengajak para lansia untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan esports dan pengalaman interaktif.
Acara ini menampilkan potensi hiburan digital dalam mendorong interaksi sosial, pertukaran antargenerasi, dan pembelajaran sepanjang hayat, sekaligus memajukan pengembangan teknologi bagi lansia (gerontechnology).
Acara ini juga menjadi tuan rumah bagi “Upacara Penghargaan Gen AI Student Social Challenge Edisi ke-2” dan “Forum AI for Culture & IP”, yang memberikan apresiasi kepada talenta muda yang memanfaatkan AI generatif untuk mengatasi masalah sosial dan mendorong inovasi budaya.
Para pakar industri turut diundang untuk mendiskusikan bagaimana AI dapat memberdayakan sektor budaya dan pengembangan kekayaan intelektual, sehingga membuka peluang lebih luas bagi ekonomi kreatif Hong Kong.
Bagi komunitas kreator, acara “Creator Conflicts Doujin Exchange” yang didukung oleh Lifetime Memory mempertemukan para ilustrator, kreator, dan penggemar budaya anime untuk mendorong pertukaran kreatif serta kolaborasi, sekaligus menyoroti dinamika komunitas budaya orisinal di Hong Kong.



