Apel Pagi Dipimpin Dan SSK TMMD, Pastikan Kesiapan Personel Sebelum Bekerja

Lampung Utara – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0412/LU melaksanakan apel pagi sebelum memulai aktivitas di lokasi sasaran. Senin, (10/08/2026).

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Dan SSK TMMD Ke-129, Kapten Inf M. Latip, sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum melaksanakan pekerjaan di sasaran fisik maupun kegiatan nonfisik.

Dalam arahannya, Kapten Inf M. Latip menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa mengutamakan disiplin dan keselamatan dalam bekerja. Terlebih, pelaksanaan TMMD Ke-129 saat ini telah memasuki tahap akhir dan tidak lama lagi akan dilaksanakan penutupan.

“Laksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, tetap utamakan faktor keselamatan dan jaga kekompakan. Meskipun kegiatan TMMD sudah mendekati penutupan, seluruh sasaran yang masih dalam proses harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan personel untuk terus menjaga komunikasi serta hubungan baik dengan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD.

“Jaga komunikasi dengan masyarakat, karena selama pelaksanaan TMMD kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” lanjutnya.

Usai apel, seluruh personel Satgas TMMD Ke-129 langsung bergerak menuju lokasi masing-masing sesuai pembagian tugas. Mereka melanjutkan sejumlah pekerjaan pembangunan yang masih dalam tahap penyelesaian di Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Dengan semakin dekatnya waktu penutupan, Satgas TMMD Ke-129 terus memaksimalkan waktu yang tersedia untuk menuntaskan berbagai sasaran program, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Baru Raharja.

Pelaksanaan TMMD Ke-129 bukan hanya menjadi wujud pengabdian TNI kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa.(*)

Pos terkait