AI Revolution Summit Indonesia 2026 Bakal Digelar di Ayana Midplaza

Jakarta – Indonesia akan menjadi tuan rumah AI Revolution Summit 2026 yang digelar di AYANA Midplaza, Jakarta, dan diselenggarakan oleh TraiCon Events. Acara yang berlangsung pada 16 Juli 2026 ini hadir setelah rangkaian sukses penyelenggaraan sebelumnya dan diproyeksikan mempertemukan pemimpin industri AI, pembuat kebijakan, investor, serta pengambil keputusan bisnis dari berbagai sektor.

AI Revolution Summit 2026 bertujuan mendorong percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan di Tanah Air sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi di kawasan, sejalan dengan agenda transformasi digital nasional.

Konferensi ini akan menghadirkan sesi diskusi, presentasi studi kasus, dan pameran solusi AI yang memungkinkan pertukaran pengetahuan praktis antara sektor publik dan swasta.

Acara didukung oleh sejumlah sponsor strategis yang aktif di tingkat global dan regional, dengan Precisely dan Lark sebagai sponsor tingkat satu, serta Workato dan DATADOG sebagai sponsor tingkat dua. Kehadiran sponsor-sponsor ini diharapkan memperkaya konten konferensi dan membuka peluang kolaborasi teknologi lintas negara.

Penyelenggara menyoroti beberapa alasan utama bagi pelaku industri untuk mengikuti summit ini. Pertama, konferensi menjadi ajang bagi para pelopor industri, termasuk CEO, kepala unit AI dan transformasi digital, pendiri startup, serta pejabat pemerintah—untuk berbagi strategi dan visi yang akan membentuk masa depan AI.

Kedua, acara menyediakan peluang jaringan yang efektif antara regulator, investor ventura, pemimpin teknologi, dan pembuat kebijakan untuk membangun aliansi strategis dan memperluas cakupan bisnis. Ketiga, summit menjadi panggung bagi inovator untuk memamerkan solusi AI transformatif dan memposisikan diri di pasar Asia Tenggara.

Dengan format yang menggabungkan diskusi kebijakan, demonstrasi teknologi, dan kesempatan investasi, AI Revolution Summit 2026 diharapkan tidak hanya menjadi konferensi, tetapi juga langkah strategis bagi Indonesia dalam menegaskan peranannya di peta kecerdasan buatan dunia.

Pos terkait