Momen Lebaran Yatim, Kanwil Kemenag Sumsel Santuni 320 Anak Yatim dan Disabilitas

Palembang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Kanwil Kemenag Sumsel) sukses menggelar kegiatan sosial-keagamaan berskala besar berupa “Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas” di Aula MAN 3 Palembang, Kamis (25/6/2026).

Momentum ini didedikasikan khusus sebagai perayaan penuh makna dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Acara ini menempatkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sebagai episentrum gerakan dengan menghadirkan 320 anak yatim serta penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat utama. Selain para penerima bantuan, kegiatan ini juga diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan instansi keagamaan dan tokoh daerah terkait.

Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam atas inisiasi program ini. Menurutnya, keputusan menghadirkan program khusus yang menyasar anak yatim dan disabilitas di awal tahun baru Islam merupakan langkah nyata dalam merajut kesetaraan dan kepedulian.

“Kita menyadari bersama bahwa anak-anak yatim dan piatu ini terkadang kurang mendapatkan perhatian. Padahal, mereka memerlukan kasih sayang dan kepedulian yang lebih, terlebih karena sudah tidak memiliki orang tua. Melalui kegiatan Lebaran Yatim ini, pemerintah hadir memberikan perhatian penuh bagi anak-anak yatim, piatu, maupun saudara-saudara kita para penyandang disabilitas,” tegas Syafitri Irwan.

Lebih lanjut, Syafitri Irwan menyampaikan pesan motivasi yang menyentuh hati langsung kepada ratusan anak yang memenuhi aula madrasah agar tidak pernah berkecil hati demi masa depan mereka.

“Kepada anak-anakku sekalian, kami sangat berbahagia bisa hadir di sini menemani kalian semua. Jangan pernah berhenti sekolah, jangan pernah berhenti berprestasi, dan teruslah menggali potensi serta keterampilan kalian. Ingatlah bahwa kalian tidak sendiri, karena kalian tetap menjadi perhatian utama masyarakat dan pemerintah. Begitu pula bagi anak-anak penyandang disabilitas, jangan pernah merasa rendah diri. Kesempatan dan peluang tetap terbuka lebar untuk kita semua,” pesan Kakanwil memotivasi.

Sejalan dengan arahan Kakanwil, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kemenag Sumsel sekaligus Ketua Panitia, Evi Zurfiana Azom, memaparkan empat tujuan utama agenda besar ini.

Di antaranya adalah memperingati 1 Muharram 1448 H, memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim dan disabilitas, menumbuhkan semangat kepedulian sosial, serta menguatkan pesan inklusif di tengah masyarakat.

Kerja besar ini terwujud berkat sinergi yang matang dan dukungan penuh dari berbagai lembaga amil zakat terpercaya, meliputi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumsel, Forum Zakat (FOZ), serta jajaran Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Provinsi Sumatera Selatan. Selain diadakan oleh Kanwil, kegiatan yang serupa juga dilaksanakan oleh seluruh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

Jalannya festival keagamaan ini dikawal langsung oleh kehadiran pimpinan struktural, termasuk Rektor UIN Raden Fatah Palembang Muhammad Adil, Kabag TU Kanwil Kemenag Taufiq, Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang Mukmin Mukri, para Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarakat Kanwil, Ketua DWP Kanwil Emilia Syafitri Irwan beserta jajaran pengurus, dan Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Palembang Zaki Baridwan. Rangkaian agenda khidmat ini juga diisi tausiyah oleh Ustadz Yan Syafril serta diakhiri prosesi penyerahan santunan kepada 320 anak yatim dan penyandang disabilitas. (Humas Kemenag Sumsel)

Pos terkait