NUNUKAN – Semangat menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan wilayah terus ditunjukkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0911/Nunukan. Melalui Gerakan Penanaman Pohon Buah yang dipusatkan di kawasan Embung Lapri, Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Tengah, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan produktif.
Ratusan bibit pohon buah ditanam di sekitar kawasan embung sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang lestari sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah perbatasan. Pohon-pohon tersebut diharapkan tumbuh menjadi sumber pangan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan manfaat ekonomi bagi warga pada masa mendatang.
Danramil 0911-02/Sebatik, Kapten Inf Eko Daryanto, mengatakan bahwa gerakan penanaman pohon buah merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang harus ditanamkan sejak dini kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam harus dimulai dari sekarang. Penanaman pohon buah menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kita juga ingin mengubah pola pikir masyarakat dari yang hanya bersifat konsumtif menjadi produktif, sehingga apa yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan generasi yang akan datang,” ujar Kapten Inf Eko Daryanto.
Ia menjelaskan, keberadaan pohon buah di kawasan Embung Lapri tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga menjadi aset jangka panjang yang dapat memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan wilayah. Menurutnya, desa yang memiliki lingkungan hijau dan sumber pangan yang memadai akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun kondisi darurat.
Melalui kegiatan ini, TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan kembali menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan membangun karakter masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Harapannya, budaya menanam dan merawat pohon akan terus tumbuh sehingga kawasan perbatasan menjadi wilayah yang hijau, produktif, serta memiliki ketahanan wilayah yang semakin kuat.



