NUNUKAN – Selain melaksanakan Gerakan Penanaman Pohon Buah, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0911/Nunukan juga menggelar penebaran bibit ikan lokal jenis nila dan lele serta pelepasan burung merpati di kawasan Embung Lapri, Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Tengah, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan wilayah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran tambahan TMMD yang bertujuan mengoptimalkan fungsi embung sebagai kawasan konservasi sekaligus sumber daya yang bermanfaat bagi masyarakat. Ratusan bibit ikan nila dan lele ditebar ke embung agar dapat berkembang biak dan menjadi potensi sumber pangan serta meningkatkan produktivitas perairan desa di masa mendatang.
Usai penebaran bibit ikan, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati yang menjadi simbol kedamaian, kebersamaan, dan harapan agar keseimbangan ekosistem di kawasan Embung Lapri tetap terjaga.
Danramil 0911-02/Sebatik, Kapten Inf Eko Daryanto, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
“Penanaman pohon, penebaran bibit ikan lokal, hingga pelepasan burung merpati merupakan satu kesatuan upaya membangun lingkungan yang lestari dan produktif. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau TNI, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Jika lingkungan terjaga, maka masyarakat juga akan memperoleh manfaatnya, baik dari sisi ketahanan pangan, ekonomi, maupun kualitas hidup,” ujar Kapten Inf Eko Daryanto.
Ia menambahkan, pemanfaatan Embung Lapri sebagai lokasi penebaran ikan diharapkan mampu menjadi cadangan sumber pangan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem perairan. Sementara pelepasan burung merpati menjadi pengingat bahwa pembangunan harus berjalan berdampingan dengan upaya menjaga kelestarian alam.
Melalui kegiatan ini, TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan kembali menunjukkan komitmennya bahwa pembangunan di wilayah perbatasan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pelestarian lingkungan, peningkatan ketahanan pangan, serta penguatan ketahanan wilayah yang berkelanjutan.



