TMMD 129 Desa Liang Bunyu Menatap Masa Depan dengan Wajah Baru

NUNUKAN – Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, kini memasuki babak baru setelah sebulan menjadi pusat kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan. Sehari menjelang penutupan, perubahan di sejumlah titik mulai terlihat. Infrastruktur yang dibangun dan diperbaiki menjadi bukti kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong kemajuan kawasan perbatasan.

Liang Bunyu memiliki posisi strategis karena berada di Pulau Sebatik, kawasan yang berhadapan langsung dengan Malaysia. Di sisi lain, masyarakat setempat memiliki potensi ekonomi yang kuat, termasuk sektor perikanan dan budidaya rumput laut. Karena itu, pembangunan akses menjadi faktor penting agar potensi tersebut dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sebelumnya mencatat bahwa budidaya rumput laut menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir di Liang Bunyu.

TMMD ke-129 hadir dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan kebersamaan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, warga aktif membantu prajurit mengerjakan berbagai sasaran. Gotong royong menjadi energi yang membuat pekerjaan dapat berjalan secara bersama-sama sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Kini, ketika penutupan tinggal satu hari, suasana di lokasi terasa semakin emosional. Warga dan prajurit yang selama ini setiap hari bertemu mulai menyadari bahwa kebersamaan tersebut akan segera berakhir. Namun kedekatan yang telah terbentuk diharapkan tidak ikut berakhir. Justru semangat gotong royong dan kepedulian terhadap desa harus menjadi modal masyarakat untuk melanjutkan pembangunan setelah Satgas meninggalkan Liang Bunyu.

TMMD ke-129 pada akhirnya meninggalkan dua warisan sekaligus. Pertama, perubahan fisik yang diharapkan mampu memperbaiki akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, perubahan sosial berupa semakin kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Dari Desa Liang Bunyu, pesan itu menjadi jelas: ketika pembangunan dilakukan bersama-sama, masyarakat bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi menjadi bagian dari perubahan untuk membawa desanya menuju masa depan yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.(*)

Pos terkait