NUNUKAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Raden Iwan Kurniawan, secara resmi membuka pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Rabu (15/7/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Iwan menyatakan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan Kodim 0911/Nunukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Program TMMD merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Kodim 0911/Nunukan, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iwan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tahunan ini, baik melalui alokasi anggaran maupun keterlibatan aparatur sipil negara dalam pelaksanaannya.
Lebih lanjut dijelaskan, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas umum semata, tetapi juga mencakup berbagai program non-fisik seperti pengobatan gratis, penyuluhan pencegahan stunting, sosialisasi
bahaya narkotika, hingga informasi rekrutmen TNI Angkatan Darat.
“Banyak manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan TMMD. Untuk itu, saya meminta masyarakat memberikan dukungan dan ikut terlibat dalam tiap kegiatan,” tambahnya.
Kecamatan Sebatik Barat yang terletak di wilayah perbatasan Indonesia memiliki posisi strategis, sehingga pembangunan di wilayah ini akan terus didorong untuk memperkuat akses layanan ekonomi sekaligus memperkokoh pertahanan negara. Kemanunggalan TNI bersama masyarakat diharapkan dapat membawa perubahan nyata, terutama bagi kelompok menengah ke bawah.
Pemkab Nunukan sendiri mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk mendukung sejumlah pekerjaan fisik dalam program ini. Sasaran yang akan dikerjakan meliputi pembukaan bahu jalan sepanjang 3 kilometer dengan lebar 6 meter, pembuatan 4 unit gorong-gorong, rehabilitasi 5 unit rumah tidak layak huni, pemugaran 1 rumah ibadah, pembuatan 5 titik sumur bor, serta optimalisasi lahan pangan.
“Nilai anggarannya Rp 1 miliar, tapi hasil pekerjaan jauh lebih besar dibandingkan pekerjaan yang dikelola kontraktor. Inilah bentuk sinergitas Kodim dan pemerintah dalam membangun desa,” tegas Sekda Iwan.
Acara pembukaan yang berlangsung di lapangan bola Desa Liang Bunyu ditandai dengan penyerahan simbolis alat kerja oleh Sekda Iwan kepada perwakilan peserta TMMD. Usai acara, Sekda didampingi Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo langsung meninjau lokasi sasaran, antara lain pekerjaan rehabilitasi rumah milik warga bernama Olivia serta pembukaan bahu jalan.
Di akhir kesempatan, Sekda Iwan berpesan agar seluruh elemen menjadikan kegiatan ini sebagai momentum persatuan.
“Jadikan kegiatan TMMD sebagai momentum gotong royong dan satukan langkah, membangun negeri dari desa,” pungkasnya.(*)
