Kisah Olivia dan 7 Anaknya: Rumah Sempit Penghuni 9 Orang Jadi Sasaran Bedah TMMD ke-129 di Perbatasan Sebatik

NUNUKAN – Sebuah rumah petak berukuran kecil dengan dinding campuran asbes, seng, dan terpal di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, menjadi salah satu bukti nyata kepedulian TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan. Rumah yang terletak di gang sempit dan berjalan becek ini dihuni oleh keluarga Olivia yang beranggotakan sembilan orang.
Saat Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo didampingi Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan meninjau lokasi pada Rabu (15/7/2026), Olivia menyambut mereka dengan senyum ramah meski penuh rasa sungkan.
“Silakan Pak, maaf kondisinya seperti ini. Rumah saya kecil dan sempit,” ucap ibu muda yang sedang menggendong putri bungsunya berusia satu tahun itu.
Rumah hanya memiliki satu kamar tersebut ditempati Olivia, suami, dan ketujuh anaknya yang masih dalam usia pertumbuhan.
“Anak saya banyak, tapi kebanyakan laki-laki. Ini yang paling bungsu baru dapat anak perempuan,” jelasnya.
Kehidupan keluarga Olivia memang berjalan seadanya. Tidak ada kamar mandi di rumahnya, sehingga mereka harus menumpang ke rumah mertua yang berjarak tidak jauh. Untuk kebutuhan air bersih, mereka hanya mengandalkan penampungan air hujan. Keseharian Olivia dihabiskan merawat anak-anak, sementara suaminya bekerja sebagai petani di ladang.
Melihat kondisi putri kecil Olivia yang tampak sedikit pucat, Dandim Tony pun memberikan saran sederhana namun bermanfaat.
“Berikan anak ini konsumsi daun kelor dan ubi kuning ya Bu, supaya badannya lebih segar dan ceria,” ujarnya.
Dengan mata berkaca-kaca penuh harap, Olivia menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih banyak Bapak sudah menjadikan rumah kami sebagai target pembangunan. Terima kasih atas perhatiannya,” ucapnya tulus.
Rumah Olivia menjadi salah satu dari lima unit rumah tidak layak huni yang akan direnovasi dalam program ini. Empat rumah lainnya milik Hamid (RT 03), Erna (RT 01), Williem (RT 04), dan Aziz (RT 02) dengan kondisi yang serupa, semuanya berada di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Selain bedah rumah, TMMD ke-129 juga mengerjakan pembukaan jalan antar desa selebar 6 meter sepanjang 3 kilometer. Jalan ini nantinya akan memudahkan petani mengangkut hasil panen, termasuk tandan buah segar kelapa sawit yang menjadi komoditas unggulan warga. Selain itu, juga akan dilakukan perluasan sumber mata air untuk menjamin ketersediaan air bersih masyarakat.
“Kita terus menjalin sinergitas dengan Pemda Nunukan. TNI berasal dari rakyat, dan selalu ingin membawa masyarakat menuju kesejahteraan serta kemandirian ketahanan pangan,” tegas Letkol Tony Prasetyo.
Program yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 ini juga menyajikan berbagai kegiatan non-fisik, antara lain penyuluhan bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, ketahanan pangan, pelayanan kesehatan gratis, hingga sosialisasi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat.
Plt Sekda Nunukan Raden Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah nyata Kodim 0911/Nunukan. Pemerintah daerah turut mendukung pelaksanaan program ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1 miliar.
“Jangan hanya melihat nilainya Rp 1 miliar, namun sinergitas ini akan memberikan manfaat jauh lebih luas bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” tutup Iwan.(*)

Pos terkait