BATANG – Rasa haru menyelimuti hati Darsono, salah seorang tokoh masyarakat Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, saat menyaksikan perkembangan rehabilitasi bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang.
Bangunan PAUD yang tengah diperbaiki tersebut kini telah mencapai progres sekitar 60 persen. Perkembangan itu menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, khususnya para orang tua yang mengharapkan tersedianya fasilitas pendidikan lebih layak dan nyaman bagi anak-anak mereka.
Bagi Darsono, pembangunan tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar perbaikan fisik bangunan. Kehadiran Satgas TMMD membawa harapan baru bagi lingkungan pendidikan anak usia dini di desanya.
Melihat proses rehabilitasi yang terus berjalan, Darsono merasa terharu atas perhatian dan kerja keras para prajurit yang turut membantu memperbaiki fasilitas pendidikan masyarakat.
Bangunan PAUD merupakan salah satu tempat penting bagi anak-anak untuk mengenal dunia pendidikan. Di tempat inilah mereka mulai belajar berinteraksi, mengenal huruf dan angka, bermain bersama teman sebaya, serta membangun kebiasaan positif sebagai bekal memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Karena itu, kondisi bangunan yang layak memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar dan bermain. Lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman diharapkan dapat membantu anak-anak mengikuti kegiatan pendidikan dengan lebih baik.
Keterlibatan Satgas TMMD dalam rehabilitasi PAUD juga memperlihatkan bahwa pengabdian TNI kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan jalan dan rumah tidak layak huni. Perhatian terhadap sarana pendidikan menjadi bagian dari upaya mendukung kualitas kehidupan generasi penerus bangsa.
Di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan di Desa Sembung, anggota Satgas terus berupaya memberikan kontribusi bagi fasilitas yang dibutuhkan masyarakat. Setiap perkembangan pekerjaan menjadi bagian dari harapan bersama agar bangunan PAUD dapat segera dimanfaatkan secara optimal.
Bagi masyarakat, khususnya Darsono, proses rehabilitasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan perubahan. Kepedulian yang ditunjukkan melalui pekerjaan pembangunan diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Meski progres pembangunan telah mencapai 60 persen, pekerjaan masih perlu dilanjutkan hingga seluruh bagian yang direncanakan terselesaikan. Ketelitian dan kualitas pengerjaan tetap menjadi perhatian agar fasilitas tersebut nantinya dapat digunakan dengan aman dan nyaman.
Melalui TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang, rehabilitasi PAUD di Desa Sembung diharapkan menjadi investasi sosial yang bermanfaat bagi masa depan anak-anak. Sebab, dari ruang belajar yang sederhana, tumbuh cita-cita besar generasi penerus bangsa.
