Perkuat Layanan Publik, Kanwil Kemenag Sumsel Gelar Uji Kompetensi ASN

Palembang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan resmi menggelar Uji Kompetensi Pengisian Jabatan Manajerial dan Non-Manajerial di Lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel. Ajang pemetaan potensi dan penataan birokrasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, di Hotel Sintesa Peninsula Palembang, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 11 September 2026 ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam mendukung penerapan Sistem Merit. Penilaian ini bertujuan mengukur kompetensi peserta sesuai standar jabatan, memperoleh pejabat berintegritas dan profesional, serta menyiapkan SDM unggul demi memperkuat kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam arahannya saat membuka acara, Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, menegaskan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas pengisian jabatan, melainkan komitmen nyata dalam membangun aparatur yang adaptif, berintegritas, dan responsif terhadap tuntutan zaman.

“Setiap ASN Kemenag Sumsel dituntut untuk terus mengasah kapasitas diri dan menjunjung tinggi profesionalisme. Melalui skema berbasis merit ini, kita ingin memastikan bahwa penempatan jabatan benar-benar didasarkan pada kompetensi dan rekam jejak kinerja yang berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Syafitri Irwan.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, Taufiq, menyampaikan bahwa kegiatan uji kompetensi ini diikuti sebanyak 55 peserta. Para peserta terdiri dari 54 pegawai Jabatan Fungsional (JFT) dan Jabatan Pelaksana yang berasal dari lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel serta Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

“Harapan kami, melalui uji kompetensi ini akan terpilih sumber daya manusia terbaik yang mampu mengemban amanah jabatan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Hal ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujar Taufiq.
Proses asesmen ini melibatkan tim penguji yang terdiri dari delapan asesor. Tim asesmen terdiri dari tujuh asesor dari Biro SDM Kementerian Agama RI dan satu asesor dari Universitas Islam Negeri Jambi.

Tahapan uji kompetensi mencakup verifikasi administrasi, asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural, penilaian kompetensi teknis, wawancara, hingga penyusunan hasil penilaian.

Sebelumnya, jajaran panitia juga telah sukses menggelar tahapan Pra-Uji Kompetensi pada Senin (7/9/2026) di Aula Kanwil Kemenag Sumsel. Melalui tahapan yang komprehensif ini, Kemenag Sumsel terus berkomitmen menghadirkan birokrasi yang transparan, kompetitif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Pos terkait