Kunjungan Pengetahuan dan Bhakti Sosial Persatuan Wanita Patra Tingkat Pusat PT Pertamina Gas ke Koperasi Miwa Pinneaplle

PRABUMULIH – Koperasi Miwa Pineaplle Menerima,Kunjungan Ibu-Ibu PWP Pertagas (Persatuan Wanita Patra Tingkat Pusat PT Pertamina Gas) pada Senin 24 Agustus 2026,pukul 10’00 wib yang berlokasi di jalan Belitung Lorong Bersama,kelurahan Gunung Ibul Utara,Kecamatan Prabumulih Timur,Kota Prabumulih.

Dalam kunjungan yang di hadiri langsung ibu Direktur Utama PT PERTAMINA GAS OSSA Veronika Sriulina Barus .beserta jajaran nya.

Ibu Dirut Veronika Sriulina Barus mengapresiasi koperasi miwa Pineaplle menuju GO internasional.dalam sambutan nya.

“Puji syukur kita ucapkan karena atas kesempatan yang telah di berikan kita dapat berkumpul bersama dalam rangka kunjungan pengetahuan ke koperasi Miwa Pineaplle sekaligus melaksanakan Bhakti Sosial,”ucap Veronika

Sementara itu ketua koperasi Miwa Pineaplle,Agus zali menghaturkan banyak terima kasih,atas kedatangan ibu-ibu PWP PT Pertamina Gas ke koperasi Miwa

“Alhamdulillah kami sangat senang dan bersyukur atas kehadiran nya,yang mana ini adalah sejarah bagi kami selaku koperasi Miwa yang telah 7 tahun berdiri, di datangi langsung oleh ibu-ibu Persatuan Wanita Patra Tingkat Pusat PT Pertamina Gas,ibu Veronika Sriulina Barus dan jajaran nya,menjadi kebangaan tersendiri di hati kami,selama ini mimpi bagi koperasi miwa pineaplle dapat di kunjungi langsung oleh ibu Direktur Utama PT Pertamina Gas.karena koperasi Miwa Pineaplle ini adalah Binaan dari PT Pertamina Gas”ungkap nya

Di sela-sela kunjungan nya, ibu-ibu PWP melihat langsung Rumah Produksi pemecahan Daun Nanas hingga proses menjadi serat.

Banyak yang di tampilkan mulai dari  pemanfaatan nanas di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, tak hanya terbatas pada buahnya saja. Para petani di kota tersebut kini juga sudah meraup cuan dari daunnya.

Lewat peran dari Koperasi Miwa Pineapple, daun yang sebelumnya dianggap limbah kini diolah menjadi serat dan kapas bernilai tinggi. Sejumlah industri tekstil pun telah melirik, bukan sekadar skala nasional, namun juga global.

Di saat Suara mesin berdesing saat itulah dua pekerja memasukkan sejumlah daun nanas ke dalam mesin cutting untuk pemisahan serat dengan daging daun.

Ketua Koperasi Miwa Pineapple Agus Zali, beserta ibu-ibu dari Pertagas di dampingi langsung oleh ibu Direktur Utama Pertamina Gas Pusat Veronika Sriulina Barus dan Jajarannya,ikut mengawasi proses cutting tersebut. Setelah beberapa kali dimasukkan ke mesin cutting, serat nanas mulai terlihat. Serat yang sudah terbentuk lalu digantung.

Di sisi lain, pekerja yang berbeda terlihat membersihkan serat dengan air, diperas, disisir hingga dijemur. Setelah kering, serat nanas diproses bio degumming dengan perendaman selama 4-5 hari. Proses ini memakan waktu karena untuk memisahkan getah dengan serat. Selanjutnya serat dikeringkan kembali untuk penghalusan dan dipotong.

“Tahap akhir setelah di-cutting, serat masuk ke mesin kembali sehingga menjadi kapas. Prosesnya memang lumayan panjang karena kita tidak memakai bahan kimia yang bisa selesai dalam satu hari. Kita memang dituntut untuk nonkimia, karena pangsa pasar saat ini mengarah ke sana (non kimia),” ujar Agus Zali.

Koperasi binaan PT Pertamina Gas (Pertagas) ini memiliki beberapa kelompok tani yang mengurusi berbagai bidang. Ada kelompok tani yang menjadi penampung daun nanas, pemroses daun menjadi serat, pembuatan cendera mata seperti tas, dompet, sepatu, peci dan sebagainya.

Bisnis ini, menurut Agus, sangat potensial karena baru koperasinya yang menjalankan usaha tersebut. Terlebih, bahan dari serat nanas memiliki kelebihan, yakni karena lebih adem dipakai, kuat, dan punya daya serap air tinggi. Hal itu berdasarkan riset yang pernah dilakukan beberapa perguruan tinggi, seperti IPB dan UGM.

Hingga acara selesai koperasi miwa pineaplle memberikan cindera mata kepada ibu Dirut Veronika Sriulina Barus sebagai tanda mata rasa terima kasih nya.

Pos terkait