JOMBANG — Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0814/Jombang mempercepat pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Selasa (20/10/2026). Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan semangat tinggi agar sarana tersebut segera selesai dan dapat dimanfaatkan langsung oleh warga penerima manfaat.
Dalam proses pengerjaan, anggota Satgas bersama warga bekerja bahu-membahu menurunkan dan memasang komponen bangunan MCK secara teliti namun cepat. Setiap tahap dilaksanakan dengan ketelitian agar hasilnya kokoh, tahan lama, dan aman digunakan, sekaligus dikejar penyelesaiannya mengingat mendesaknya kebutuhan warga akan sarana sanitasi yang layak.
Salah satu keluarga yang akan segera menikmati manfaatnya adalah Samilan dan Rubinem, pasangan buruh tani yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh dan melewati medan terjal menuju sungai untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut, terlebih saat musim hujan ketika debit air naik dan sungai kerap meluap.
Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menegaskan bahwa percepatan pengerjaan ini didasari keinginan agar manfaat program terasa nyata dan segera dirasakan warga yang membutuhkan.
“Pembangunan ini bukan sekadar mendirikan bangunan, melainkan menghadirkan rasa aman, menjaga martabat, dan memberikan kehidupan yang lebih layak. Kami tidak ingin warga menunggu lebih lama lagi. Itulah sebabnya seluruh personel bekerja keras mempercepat penyelesaiannya, agar pasangan Samilan dan Rubinem serta warga lainnya dapat menggunakan MCK ini secepatnya,” ujar Letkol Dicky.
Pengerjaan yang dilakukan secara bersama-sama antara prajurit dan warga juga mempererat ikatan kemanunggalan TNI – rakyat. Setiap tenaga yang dicurahkan bukan hanya untuk menyelesaikan proyek, melainkan mewujudkan kepedulian nyata terhadap kehidupan warga yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan sanitasi dengan keterbatasan yang ada.
Dengan target penyelesaian yang terus dikejar, diharapkan MCK tersebut dapat digunakan dalam waktu dekat, sehingga Samilan, Rubinem, dan keluarga lainnya dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat.(*)
