SEBATIK BARAT — Menjelang penutupan resmi program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan pada 13 Agustus mendatang, pengerjaan sasaran fisik utama berupa pembukaan dan perataan jalan tani di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, terus menunjukkan progres yang sangat signifikan. Hingga saat ini, pengerjaan jalan yang membelah kawasan perkebunan dan pertanian warga tersebut telah berhasil menembus jalur sepanjang hampir 3 kilometer.
Di lapangan, alat berat ekskavator bersama Satgas TMMD dan masyarakat setempat terus bekerja ekstra meratakan material tanah, membersihkan area perlintasan, serta memasang gorong-gorong di titik-titik aliran air untuk memastikan struktur jalan kuat dan tahan lama.
Pembukaan akses jalan tani sepanjang hampir 3 kilometer ini disambut gembira oleh para petani dan warga Desa Liang Bunyu. Selama ini, minimnya akses jalan yang memadai kerap menjadi kendala utama warga dalam mengangkut hasil panen perkebunan dan pertanian, sehingga memerlukan biaya operasional serta waktu tempuh yang lebih besar.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan menyampaikan bahwa jalan tani ini dirancang untuk mempermudah konektivitas dan mobilitas pengangkutan hasil bumi warga lokal. Dengan tersambungnya jalan ini, akses kendaraan roda dua maupun roda empat untuk masuk ke area perkebunan warga menjadi jauh lebih mudah dan efisien.
Pengerjaan jalan tani sepanjang hampir 3 kilometer ini melengkapi serangkaian pencapaian sasaran fisik TMMD 129 Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu, termasuk pembangunan sumur gravitasi di 4 titik, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan berbagai sasaran non-fisik lainnya.
Di sisa hari menuju upacara penutupan pada 13 Agustus mendatang, Satgas TMMD dan masyarakat terus memaksimalkan pengerjaan tahap akhir (finishing) agar seluruh jalan dan fasilitas yang dibangun dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga Desa Liang Bunyu.(*)



