Nunukan – Momen haru menyelimuti pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah. Bagi Hamsah, salah satu penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), program ini bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi juga menjadi jawaban atas harapan yang telah ia simpan selama hampir dua dekade.
Pak Hamsah mengenang pertemuannya dengan Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, yang telah terjalin sejak tahun 2008 ketika sang Dandim masih bertugas sebagai personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Pulau Sebatik. Kedekatan yang terjalin sejak masa itu meninggalkan kesan mendalam bagi dirinya. Ia tidak pernah menyangka, bertahun-tahun kemudian, sosok yang pernah dikenalnya kembali hadir sebagai Dandim dan memberikan bantuan nyata melalui program TMMD dengan merehabilitasi rumah miliknya yang selama ini membutuhkan perbaikan.
Dengan mata berkaca-kaca, Pak Hamsah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0911/Nunukan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarganya untuk tinggal di tempat yang lebih aman, nyaman, dan layak. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 berjalan lancar serta terus membawa manfaat bagi masyarakat perbatasan, sebagaimana semangat TNI yang selalu hadir dan mengabdi bersama rakyat. Program TMMD ke-129 sendiri menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan, termasuk melalui sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi warga yang membutuhkan.(*)



