Gubernur Herman Deru Dorong Drum Band Sumsel Naik Kelas, Targetkan Mampu Bersaing di Tingkat Internasional

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mendorong pembinaan drum band dan marching band di Sumsel terus ditingkatkan agar mampu melahirkan atlet yang berprestasi dan berdaya saing di tingkat nasional hingga internasional melalui peningkatan kualitas pelatih, pembinaan berkelanjutan, dan kompetisi yang konsisten.

Hal itu disampaikan Herman Deru saat membuka Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumsel Tahun 2026 yang digelar Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Sumsel di halaman parkir OPI Mall, Jakabaring, Palembang, Rabu (5/8/2026) pagi. Kejuaraan tersebut diikuti sekitar 800 peserta jenjang SMA/SMK dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Menurut Herman Deru, kejuaraan tersebut bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, mental, disiplin, dan keberanian generasi muda.

“Saya bangga sekali melihat semangat yang terpancar dari ekspresi bahagia para peserta. Piala Kemerdekaan Drum Band ini merupakan salah satu cara kita memotivasi para pemuda, khususnya para pelajar dari berbagai tingkatan, untuk berani tampil. Inilah yang paling kita harapkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberanian tampil merupakan modal utama yang harus dibangun melalui kompetisi yang rutin dan berkesinambungan.

“Berani tampil itu butuh mental, dan mental harus terus diasah. Saya mengapresiasi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Sumsel, Dinas Pendidikan, serta seluruh peserta yang telah mengirimkan delegasinya. Drum band adalah kegiatan yang menanamkan banyak nilai positif, terutama kedisiplinan, kekompakan, keseragaman gerak, semangat, dan seni,” katanya.

Untuk meningkatkan kualitas atlet, Herman Deru meminta para pelatih terus memperluas wawasan melalui studi banding ke daerah yang lebih maju, bahkan hingga ke luar negeri.

“Jangan merasa hebat sebelum melihat kemampuan daerah lain. Berikan kesempatan kepada para pelatih di kabupaten dan kota untuk belajar ke daerah yang lebih maju, bahkan bila perlu ke luar negeri. Kita tidak boleh cepat puas. Baik dari sisi kostum, gerakan, kecakapan, maupun keterampilan harus terus ditingkatkan agar atlet drum band Sumsel mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah aktif membentuk grup drum band dan marching band serta berpartisipasi dalam berbagai kompetisi.

“Kompetisi harus terus digelar agar anak-anak memiliki mental berani tampil dan jiwa kompetitif. Saya yakin anak-anak drum band dan marching band Sumsel adalah anak-anak hebat yang memiliki potensi besar untuk berprestasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PDBI Sumsel yang juga Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj. Mondyaboni, S.E., M.Kom., M.Si., mengatakan kejuaraan tersebut diikuti sekitar 800 peserta yang tergabung dalam 22 kontingen dari sembilan kabupaten/kota di Sumsel. Kejuaraan mempertandingkan dua kategori, yakni marching band dan military.

Ia menyampaikan bahwa pada 2026 Dinas Pendidikan bersama PDBI Sumsel telah menyiapkan dua agenda besar, yaitu kompetisi drum band pada Agustus dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) pada Oktober sebagai ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional.

“Kami berharap melalui event ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional. Perkembangan PDBI Sumsel juga sangat baik. Bahkan, drum band di Kabupaten OKU Timur pernah meraih penghargaan MURI sebagai grup drum band terbanyak di Indonesia. Ke depan, kami akan terus mendorong semakin banyak sekolah membentuk grup drum band,” ujar Mondyaboni.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI dr. Hj. Ratu Tenny Leriva HD, M.M., sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Ketua KONI Sumsel yang diwakili Sekretaris KONI Sumsel Tubagus Sulaiman, S.H., M.H., General Manager OPI Mall yang diwakili Manager Marketing Communication Wendy Ansa, CPHR, CMCP, Direktur Utama Bank Sumsel Babel yang diwakili Pemimpin BSB Cabang Utama Kapten A. Rivai, Vika Apriani, Direktur Utama PT Pusri yang diwakili Ketua Yayasan Sosial Pendidikan Pusri, Virgianti, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pos terkait