Ditengah Pembangunan TMMD, TNI Jadi Sahabat Baru Bocah Krangean

PURBALINGGA – Suasana berbeda tampak hadir di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, di tengah pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga. Tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan desa yang semakin rapi dan nyaman dilalui, kegiatan tersebut juga melahirkan kedekatan hangat antara anggota TNI dan anak-anak desa setempat.

Di sela aktivitas pembangunan dan perapian jalan milik warga, gelak tawa bocah-bocah Krangean hampir selalu terdengar di lokasi pengerjaan. Mereka tampak antusias mendekati para anggota Satgas TMMD yang sejak pagi hingga sore bekerja menyelesaikan pembangunan jalan desa. Kehadiran para prajurit rupanya menjadi pemandangan baru yang menarik perhatian anak-anak.

Dengan polos dan penuh rasa penasaran, bocah-bocah itu setiap hari datang ke lokasi. Ada yang sekedar melihat alat kerja, hingga menemani anggota TNI sambil bercanda kecil di pinggir jalan. Kebersamaan yang terjalin perlahan membuat hubungan mereka semakin akrab.

Ditengah panasnya cuaca, suasana hangat justru tercipta melalui interaksi sederhana antara prajurit dan anak-anak desa. Tidak sedikit anggota Satgas TMMD yang menyempatkan diri mengajak mereka berbincang, bermain, bahkan memberi motivasi tentang pentingnya semangat belajar dan cita-cita.

Sertu Muslikhun, salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan, bahwa kehadiran anak-anak di lokasi pembangunan menjadi penyemangat tersendiri bagi para personel yang sedang bekerja.

“Anak-anak disini hampir setiap hari datang menemani kami bekerja. Mereka sangat ramah dan cepat akrab. Kehadiran mereka membuat suasana pengerjaan jalan menjadi lebih hidup dan menambah semangat anggota di lapangan,” ujarnya, Sabtu (16/5/26).

Menurutnya, kedekatan tersebut terjadi secara alami karena setiap hari anggota Satgas TMMD berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tidak hanya fokus menyelesaikan sasaran fisik pembangunan, TNI juga ingin membangun hubungan emosional yang baik dengan warga, termasuk anak-anak.

“Kami merasa senang bisa dekat dengan mereka. Kadang mereka bertanya tentang pekerjaan TNI, alat-alat yang digunakan, bahkan ikut membantu hal-hal kecil. Ini menjadi momen yang sangat positif karena hubungan TNI dan rakyat memang harus selalu dekat,” tambahnya.

Sementara itu, Mita, salah satu bocah Desa Krangean, mengaku senang bisa sering bertemu dengan anggota TNI di desanya. Baginya, para prajurit yang bekerja membangun jalan tersebut sudah seperti teman baru yang menyenangkan.

“Senang ada bapak TNI di sini. Setiap hari bisa lihat kerja bangun jalan, kadang juga diajak bercanda. Jalannya sekarang juga jadi bagus,” ucapnya sambil tersenyum malu.

Program TMMD yang berlangsung di Desa Krangean memang tidak hanya menghadirkan perubahan pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, keberadaan Satgas TMMD juga membawa kedekatan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD di Desa Krangean menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal membangun jalan dan jembatan, namun membangun kedekatan, rasa kebersamaan, dan kenangan hangat yang akan terus diingat masyarakat, terutama bagi bocah-bocah kecil yang kini menemukan sahabat baru di tengah pembangunan desa mereka. (Mk/Pen Pbg)

Pos terkait