MUARA ENIM — Personel gabungan dalam Operasi Aman Nusa II melaksanakan patroli, imbauan, dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Teluk Limau, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Minggu (6/9/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan perambatan api pada lahan gambut serta menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Sebanyak 19 personel diterjunkan, terdiri atas 7 personel patroli, 7 personel yang memberikan imbauan, dan 12 personel yang melaksanakan pemadaman.
Penanganan mencakup area sekitar 10 hektare, dengan luas lahan terbakar sekitar 6 hektare. Lahan yang terbakar merupakan kawasan dengan jenis tanah gambut.
Dalam pelaksanaannya, tim mengerahkan satu unit kendaraan truk. Petugas juga menghadapi kendala berupa keterbatasan kendaraan roda dua di lapangan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan komitmen institusi dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman Karhutla, terutama di wilayah rawan seperti lahan gambut.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi penanganan karhutla berjalan maksimal di lapangan demi mencegah perluaan api dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Polda Sumatera Selatan bersama jajaran terus mengimbau masyarakat dan pihak korporasi meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada posko atau aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat.



