Liangshan, Tiongkok: 300.000 Orang Merayakan Malam Karnaval Obor

XICHANG, TIONGKOK – Pada pukul 20.00 waktu setempat tanggal 8 Agustus, di sepanjang perluasan sisi timur Jalan Hangtian di Kota Xichang, Prefektur Otonom Yi Liangshan, Tiongkok, 86 api unggun dinyalakan dan puluhan ribu obor diangkat secara serentak, seketika mengubah jalan sepanjang 3,2 kilometer itu menjadi lautan kegembiraan.

Alunan musik etnis Yi yang semarak membangkitkan antusiasme luar biasa di tengah kerumunan 300.000 orang tersebut; warga dari berbagai usia saling bergandengan tangan, menarikan tarian tradisional Yi di sekeliling api unggun, dan larut dalam kemeriahan karnaval yang penuh kobaran api.

Karnaval malam itu merupakan acara utama dalam Festival Obor Yi Liangshan 2026 sekaligus menjadi puncak dari keseluruhan rangkaian perayaan. Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan 98 acara wisata budaya khas yang digelar secara serentak di seluruh 17 wilayah kabupaten dan kota di Liangshan, menciptakan perayaan pertengahan musim panas yang spektakuler.

Pada tanggal 19 Juli, Kabupaten Puge—yang menjadi “titik awal” rangkaian kegiatan wisata budaya Festival Obor (Torch Festival) Etnis Yi Liangshan 2026—menampilkan upacara penyalaan api tradisional secara utuh serta berbagai pertunjukan rakyat yang memberikan gambaran autentik kepada pengunjung mengenai kekayaan warisan budaya Yi.

Perayaan kemudian berlanjut di berbagai wilayah lain seperti Kabupaten Butuo, Yuexi, Huidong, Kota Huili, dan Kabupaten Dechang, dengan menyuguhkan pameran busana tradisional, lokakarya warisan budaya takbenda (ICH), hari musik etnis Yi, serta beragam kegiatan wisata budaya lainnya. Seluruh rangkaian acara ini akan berlangsung hingga akhir Agustus.

Prefektur Liangshan merupakan rumah bagi komunitas etnis Yi terbesar di Tiongkok. Di antara berbagai festival tradisional masyarakat Yi, Festival Obor menjadi perayaan yang paling megah, kaya makna, dan meriah; festival ini menarik jumlah pengunjung terbanyak sekaligus menampilkan tradisi khas etnis Yi yang paling menonjol.

Pada puncak musim panas, Liangshan memiliki suhu udara yang nyaman dengan rata-rata sekitar 20°C. Prefektur ini memiliki 20 warisan budaya takbenda (ICH) tingkat nasional dan memiliki 81 objek wisata yang telah mendapat pengakuan resmi, termasuk kawasan Danau Qionghai–Gunung Lushan, Danau Lugu, dan Gunung Luoji.

Di sini, keindahan alam yang memukau berpadu secara harmonis dengan warisan budaya masyarakat Yi yang mendalam. Selama masa liburan Festival Musim Semi, Hari Buruh (May Day), dan Festival Perahu Naga tahun 2026, Liangshan mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun (year-on-year) lebih dari 10% baik dalam jumlah kunjungan wisatawan maupun total konsumsi pariwisata.

Pos terkait