Jakarta – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menyambut positif penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai momentum yang dapat memperkuat industri otomotif nasional sekaligus mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan.
Di tengah meningkatnya optimisme pasar otomotif, Perseroan melihat tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan baru sebagai peluang untuk memperluas akses pembiayaan dan menjangkau lebih banyak calon nasabah.
Pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut menghadirkan berbagai inovasi kendaraan terbaru, mulai dari kendaraan bermesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik yang kian diminati masyarakat.
Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, GIIAS tidak hanya mendorong transaksi kendaraan, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional, termasuk industri pembiayaan.
“GIIAS menjadi katalis positif bagi industri otomotif dan pembiayaan. Meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan baru merupakan peluang bagi BRI Finance untuk menjangkau lebih banyak nasabah melalui solusi pembiayaan yang mudah dan kompetitif,” kata Dhani di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Sektor otomotif sendiri masih menjadi tulang punggung industri multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekitar 64% portofolio pembiayaan industri multifinance berasal dari pembiayaan kendaraan bermotor.
Hingga Juni 2026, piutang pembiayaan industri multifinance mencapai Rp511,26 triliun atau tumbuh 1,88% secara tahunan (year-on-year), dengan rasio Non Performing Financing (NPF) net tetap terjaga pada level 0,81%.
Prospek tersebut semakin didukung oleh optimisme industri otomotif. GAIKINDO mempertahankan target penjualan mobil nasional sebesar 850.000 unit pada 2026. Sementara itu, penjualan mobil secara wholesales pada semester I-2026 mencapai 436.564 unit atau meningkat 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, maraknya peluncuran kendaraan listrik dan hybrid di GIIAS 2026 turut menjadi sinyal positif bagi industri pembiayaan. BRI Finance menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan pembiayaan kendaraan seiring semakin beragamnya pilihan produk di pasar.
“Hingga akhir tahun, kami optimistis pembiayaan kendaraan masih memiliki ruang pertumbuhan yang baik, didukung meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta permintaan terhadap kendaraan baru, termasuk kendaraan listrik dan hybrid,” lanjut Dhani.
BRI Finance akan terus memperkuat kolaborasi dengan jaringan dealer dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), serta menghadirkan layanan pembiayaan yang mudah diakses, proses persetujuan yang cepat, dan skema pembiayaan yang kompetitif. Melalui langkah tersebut, Perseroan optimistis dapat memanfaatkan momentum positif industri otomotif untuk memperluas basis nasabah sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.



