Yesnitati, Warga Mura Mengidap Kanker Payudara

0
380

Sumateranews.co.id, MUSI RAWAS- Yesnitati (41) warga Dusun Satu Desa Triwikaton Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, mengidap penyakit kanker payudara yang deritanya sejak beberapa tahun lalu.

Yesni sehari-harinya adalah ibu rumah tangga, sementara  sang suami Nasri (39) bekerja sebagai pengayuh becak. Bahkan, sejak istrinya sakit, kini Nasri tidak bekerja lagi karena merawat sang istri secara apa adanya.

Nasri (39) menjelaskan, awalnya sekitar 2 tahun lalu  di bawah payudara kanan istrinya  tumbuh benjolan seperti kutil. Lama-kelamaan benjolan tersebut semakin membesar hingga segempal tangan.

Melihat benjol yang semakin hari semakin  membesar, akhirnya Yesnitati dibawa ke RSUD Dr Sobirin untuk mendapatkan perawatan secara medis. Dan saat itu, berdasarkan hasil pemerikasaan secara medis, Yesnitati mengalami penyakit kanker payudara.

Karena Yesnitati takut dioperasi, akhirnya benjolan tersebut disedot saja. Setelah itu, kembali lagi ke RSUD Dr Sobirin namun dibawa lagi ke  RS Arbunda dan disedot lagi, namun setelah selesai disedot, kumat lagi. Lalu  Yesni dirujuk ke RS yang berada di Palembang.

“Setelah 10 hari disuruh lalu Yesni dikemotrapi. Lalu, tiga minggu kemudian disuruh kembali lagi ke Palembang untuk dikemotrapi,” ujar Nasri.

Sedangkan untuk pengobatan Yesnitati hanya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS), melihat kondisinya semakin hari semakin lemah. Lama kelamaan  kakinya membengkak, karena cairan yang berada di dalam tubuhnya turun ke kaki.

“Pihak instansi terkait sudah melihat dan mengunjungi Yesnitati. Yang pertama yang memberi biaya pengobatan pertama yaitu Camat dan Bupati,’’ aku Nasril, Minggu (19/11).

Sementara itu, Seri (30) tetanga Yesnitati mengatakan, dulu dia (Nasril) bisa bekerja, jadi untuk sekarang dia tidak bisa bekerja lagi karena harus merawat istrinya dan 3 orang anaknya. ‘’Satunya berada di Lampung dan 2 anaknya lagi masih kecil. Kami tetangga sering membantunya tapi kami membantu apa adanya. Untuk berobat Yesnitati sering dibantu tetangganya, kalu berobat ke Palembang tetangga yang sering mengantarnya. Kan Nasril tidak bekerja lagi karena merawat istrinya,’’ ungkap Seri (30).

Laporan            : Donna Apriliansyah

Editor/Posting   : Imam Ghazali