Wujudkan Demokrasi Damai dan Anti Money Politik, PGK OKI Adakan Ngopi Kebangsaan

71

KAYUAGUNGGuna menggali potensi pemuda ideal dalam mewujudkan demokrasi yang damai dan sehat  serta anti praktek money politik, Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Kabupaten OKI adakan kegiatan Ngopi Kebangsaan bersama Komisioner KPUD OKI dan Kasat Intelkam Polres OKI di PM Cafe Kayuagung, Selasa (29/09/20).

Ketua DPD PGK OKI Achik Muhrom S.Sos dalam sambutannya mengatakan, Nongkrong sambil Ngopi di PM Cafe Kayuagiung ini dengan harapan untuk membangkitkan gairah kita selaku pemuda agar dapat berpatisipasi dan mempunyai tanggungjawab terhadap jalannya demokrasi yang diselenggarakan pemerintah, baik ditingkat desa, pileg, pilkada,pilgub maupun pilpres yang akan datang. Karena ditangan pemuda lah demokrasi dapat berjalan damai, sehat dan anti money politik.

“Sudah rahasia umum money politik dilakukan oknum-oknum calon kepala daerah, caleg dan calon kades dimana-mana”, ungkapnya.

Untuk itu Achik berharap dan mengajak para pemuda-pemudi agar kedepan untuk berpartisipasi mengawal dan mengawasi pemyelenggara pesta demokrasi, khususnya di OKI dan sekitarnya.

“Mari kita dengarkan dan simak serta analisa dalam diri kita masing-masing dan udah-mudahan kita serap ilmu-ilmu para nara sumber hari ini. Saya yakin kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua”, harapnya.

Komisioner KPUD OKI, Haris Padillah SH.I selaku narasumber mengatakan, pemuda sebagai agen perubahan,  harus bermanfaat. “Kita harus menggali potensi yang ideal. Untuk menggali potensi itu bagaimana kita menggali potensi diri kita, bagaimana moralitas kita, bagaimana kejujuran kita, ketauhidan kita. Jika moralitas kita, niali-nilai tauhid itu sudah tertanam dalam diri kita maka yang namanya money politik tidak akan bisa mempengaruhi kita”, tandasnya.

Dia menambahkan, berbicara konteks demokrasi tentu perlu tindaklanjut dan pengawasan dari berbagai elemen-elemen agar demokrasi yang jujur dan adil dapat terlaksana dengan baik, terangnya.

Hal senada juga  disampaikan Amrullah S.Pd komisioner KPUD OKI yang juga selaku narasumber lainnya, dalam hal pemuda sebagai agen perubahan harus bertekad menjadi penyelenggara pemilu, setidaknya jadi panitia pemungutan suara (PPS), KPPS, panwascam, PPK, Bawaslu dan di KPU. Sehingga apa yang dimaksud  dalam menggali potensi pemuda ideal dapat diterapkan dan diwujudkan, pungkasnya.

Sementara itu Kasat Intelkam Polres OKI Iptu Mukhlis SH MH  selaku narasumber dalam kesempatan tersebut mengatakan bagaimana mewujudkan demokrasi yang ideal?

“Tahun 2021 akan ada pesta demokrasi pemilihan kades di Kab OKI dan kabupaten/kota diwilyah Sumsel dan sekitarnya, untuk itu kita  harus mengawal dan mengawasi serta tidak menjadi pemeran money politik. Terutama kepada para mahasiswa sebagai pemuda kiranya idealisme sebagai pemuda harus ditanamkan dalam kepribadian masing-masing, karena pemuda hari ini merupakan calon pemimpin mendatang”,tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Kanit sosial, politik intel Polres OKI H Sudarta SH MH, Ketua AMPATI, HMI Bendhe Seguguk OKI, Mahasiswa UNISKI Kayuagung yang tergabung dalam BEM Fakultas Hukum dan perwakilan organisasi lainnya yang sempat hadir, sekaligus melakukan deklarasi pemuda, mahasiswa dan DPD GPK OKI “Mewujudkan demokrasi yang damai dan menolak dengan keras money politik, melawan segala bentuk intimidasi , ujaran kebencian ran berita bohong (hoaks) serta mengajak seluruh elemen pemuda, mahasiswa dan masyarakat Kab OKI untuk bersama- sama menciptakan pemilu yang bersih, cerdas, kondusif dan adil”.

 

Laporan : Aliaman III Editor : Syarif

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here