Wow! Tangkap Pelaku Kejahatan, Camat dan Kades di Muratara Beri Imbalan Uang Jutaan

0
192

Sumateranews.co.id, MURATARA- Guna memberikan rasa aman masyarakat yang ada di Kabupaten Muratara, maka dalam setiap kali pertemuan Bupati selalu mengimbau jajarannya untuk selalu aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Terkait hal itu, maka Camat Rupit Hj Gusti Rohmani pun langsung memotivasi warga dan stafnya untuk terus siaga dalam upaya menjaga keamanan lingkungan wilayahnya. ‘’Kami pun terus bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk terus menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat, bahkan melakukan patroli secara langsung. Dan alhamdulillah, tingkat keamanan kita sudah baik dan tindak kejahatan pun turun secara signifikan,’’ tegas Hj Gusti, Senin (16/7).

Selain ikut melakukan patroli pada siang dan malam hari bersama pihak kepolisian, Camat dan jajarannya juga kerap ikut melakukan razia di beberapa titik, termasuk pada pengendara yang dianggap mencurigakan.
“Kami sangat berharap masyarakat terus bekerja sama, supaya kita sama-sama bisa menciptakan keamanan dan kenyamanan lingkungan di sekitar kita,” tegasnya.

Saat ini, masalah keamanan merupakan program unggulan dari Kecamatan Rupit yakni amat dari para pelaku begal dan maling. ‘’Sampai saat ini, tidak ada lagi pelaku begal bahkan tampaknya sudah menghilang pelaku begalnya. Karena pihak kecamatan dan keamanan selalu sinkron dan dekat dengan masyarakat. Apabila masyarakat memberikan informasi kepada saya khusus untuk tindak kejahatan atau transaksi narkoba dan yang memang benar melihatnya atau A1, maka saya Hj Gusti Rohmani secara pribadi akan memberikan reward sebesar Rp 1.000.000,” pungkasnya.

Sementara itu, upaya yang sama juga dilakukan oleh para kades yang ada di Kecamatan Rupit dalam menjaga ketentraman daerahnya. Bahkan Kades Sungai Jernih Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara akan memberikan reward sebesar Rp 5 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal, perampokan serta mengamankan Barang Bukti (BB),’’ ujar Pj Kepala Desa Sungai Jernih, Davit Haryadi kepada awak media.
David mengatakan, pemberian bonus berupa uang itu supaya menanam rasa kepedulian warga terhadap lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman.

“Jadi imbalannya uang sebesar Rp 5 juta bagi yang dapat menangkap pelaku penodong beserta barang bukti dan 3 juta bagi yang menangkap maling beserta barang buktinya,” tegas Davit lagi.

Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali