Wow! Tak Dilibatkan dalam Tender, Kontraktor dari Lima Asosiasi Datangi DPKP Muba

0
256

Sumateranews.co.id, SEKAYU – Wow! Puluhan kontraktor yang tergabung dalam lima asosiasi pemborong konstruksi, Kamis (05/04/2018) mendatangi Kantor DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman)  Kabupaten Musi Banyuasin. Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi terkait tidak dilibatkannya kontraktor daerah dalam tender proyek pengadaan barang dan jasa yang dikelola DPKP Muba.

Rasa kekecewaan para pemborong pun kian memuncak saat kedatangan mereka yang hendak bertemu langsung dengan Kepala Dinas DPKP Muba Mursalin, tapi bersangkutan  terkesan menghindar.

Emosi puluhan kontraktor hampir saja tersulut hingga nyaris terjadi keributan, karena kedatangannya hanya ditemui oleh staf DPKP Muba, namun dapat diredam oleh asosiasi lainnya.

Menurut Eka Nanda Ketua Asosiasi Konstruksi Pemborong Indonesia (Aspeksindo) Perwakilan Kabupaten Musi Banyuasin, kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi terkait tidak dilibatkannya kontraktor daerah dalam tender proyek pengadaan barang dan jasa yang dikelola DPKP Muba.

Selama ini mereka mencoba bertemu dan berkomunikasi dengan Kadis DPKP Muba namun selalu menghindar. Merasa tidak diindahkan oleh dinas terkait para pemborong yang tergabung dalam lima asosiasi pemborong dan konstruksi hari ini ingin menanyakan langsung kenapa kontraktor asli putra daerah tidak dilibatkan dan diindahkan.

Dijelaskan Eka Nanda, bila memang DPKP Muba ingin menetapkan aturan dengan sistem tender bebas maka mereka akan ikuti jalurnya. Karena berdasarkan pantauan di lapangan sebagian paket pengadaan barang dan jasa yang dikelola DPKP adanya pengarahan dari orang tertentu. Sebab kalau ingin mengacu pada aturan, perusahaan yang dilibatkan dalam proses tender tidak boleh dipinjampakaikan. ‘’Faktanya, ada salah satu pemenang tender menggunakan perusahaan orang lain sedangkan pemilik perusahaan tersebut tidak mendapatkan paket proyek.  Kedatangan kami hanya ingin menanyakan kenapa pengusaha konstruksi daerah tidak dilibatkan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Sedangkan selama empat bulan setiap kali kami mencoba bertemu Kepala DPKP Muba selalu menghindar dengan alasan dinas luar,” jelas Eka Nanda yang disambut teriakan para pemborong lainnya.

Mereka cuma berharap, ungkap Eka Nanda, pejabat yang berkompeten di DPKP Muba ini bisa bertemu dan menjelaskan kenapa mereka tidak diindahkan. “Bila kedepannya tidak juga diindahkan kami akan kembali datang ke DPKP Muba dengan masa yang lebih banyak lagi,” tandas Eka.

Sementara itu, Mujur Kepala Bagian Kepegawaian DPKP Muba saat menemui kedatangan para pemborong menjelaskan, dirinya hanya menerima apa yang disampaikan para pemborong. Semua aspirasi mereka akan disampaikan dengan pimpinan DPKP Muba dan akan diserap semua apa yang mereka sampaikan.

Laporan          : Hasbullah Anwar

Editor/Posting : Imam Ghazali