Wisata Kuliner Muara Enim Banyak Khas Nusantara

0
1562

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan menyulap Jalan Sudirman, dari Tugu Pahlawan hingga depan Satlantas Muara Enim menjadi kawasan wisata kuliner. Sepanjang jalan itu nantinya akan menghadirkan berbagai jajanan khas nusantara. Rencananya kawasan wisata kuliner tersebut akan digelar setiap hari mulai pukul 4 sore sampai malam hari.

Camat Muara Enim Asarli Manudin menyebut bahwa pihaknya telah mendata sebanyak 82 pedagang yang akan menempati lapak pada Kawasan Wisata Kuliner tersebut. Pedagang yang didata, lanjut Asarli adalah mereka yang biasanya menjajakan dagangannya setiap sore di sisi kiri dan kanan Jalan Jenderal Sudirman.

“Kita sudah data dan sosialisasikan kepada pedagang yang akan mendapat lapak berupa tenda khusus di Kawasan Wisata Kuliner,” katanya, saat disambangi awak media beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Muara Enim, Ramlan Suryadi, menjelaskan agar kawasan wisata kuliner ini tertata rapi, pihaknya telah menyiapkan lebih dari 70 tenda seragam yang akan dipasang di kanan dan kiri badan Jalan Sudirman.

“Supaya kawasan wisata kuliner nantinya berjalan sesuai dengan harapan, saat ini kita sedang mematangkan koordinasi dengan Kecamatan Muara Enim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta dinas/intansi terkait lainnya,” ujar Ramlan saat diwawancarai awak media, Senin (30/4/2018).

Di samping wisata kuliner, Ramlan turut berkeinginan diadakan semacam panggung pertunjukan oleh para pemuda kreatif Muara Enim. Dia mengusulkan lokasi panggung pertunjukan menempati gedung eks Puskesmas Muara Enim.

“Tidak dipungkiri nantinya kehadiran kawasan kuliner ini akan mengganggu kendaraan yang melintasi Jalan Sudirman pada sore hingga malam hari. Karena itu, kami berencana menyiapkan skenario pengalihan jalan untuk mengantisipasi kemacetan tersebut,” ujarnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Muara Enim, H Riswandar melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan, Ahmad Junaini mengungkapkan bahwa pihaknya sudah beberapa kali ikut rapat membahas arus lalu lintas di Jalan Sudirman tersebut.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dipikirkan bila dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Pertama yaitu harus memikirkan penduduk di sekitar Jalan Sudirman yang memiliki kendaraan roda empat. Kemudian dikhawatirkan sepinya pasar bila ada pengalihan arus lalu lintas, sehingga hal ini akan merugikan pedagang.

“Sebab itu, kita menyarankan agar dilakukan penataan lahan parkir dengan mencari kantung-kantung parkir untuk mobil dan motor,” tandasnya.

Laporan           : Deka Saputra

Editor/Posting : Imam Ghazali