WILAYAH KODAM II/SWJ PILOT PROJECT SOSIALISASI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN KEKERASAN

0
186

Sumateranews.co.id, PALEMBANG-Narkoba, Pornografi, dan Kekerasan, menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di negeri ini. Hal inilah yang mendorong Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) pimpinan Ibu Negara Iriana Joko Widodo turut aktif melakukan pendekatan kepada generasi muda untuk mengurangi dampak dari tiga permasalahan tersebut. OASE KK itu sendiri merupakan organisasi yang digagas oleh Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden yang mendukung dan berperan dalam menyukseskan program Kabinet Kerja serta sesuai dengan kapasitasnya sebagai seorang pendamping. Salah satu bidang dalam organisasi OASE KK adalah Bidang III/Sosbud, menangani Program Anti Pornografi, Kekerasan, dan Perlindungan untuk Anak, Anti Penyalahgunaan Narkoba dan Miras terhadap masyarakat.

Bersama dengan bidang lain, Bidang III/Sosbud OASE KK telah melakukan banyak kegiatan guna mendorong pencapaian pelaksanaan program kerja Kabinet. Salah satunya adalah Sosialisasi Narkoba, Pornografi, dan Kekerasan. Ini telah dilaksanakan secara terintegrasi dengan bidang lainnya di 13 provinsi (hingga awal tahun 2018) sehingga masih menyisakan 21 Provinsi sehingga dipandang perlu dilakukan percepatan kegiatan secara simultan kepada Generasi Muda, khususnya para Siswa SLTP dan SLTA yang dinilai telah menjadi target para mafia peredaran Narkoba, termasuk dalam menghadapi pengaruh negatif dari Pornografi dan Kekerasan dalam rangka membangun ketahanan generasi muda yang tangguh.

Sehari menjelang kegiatannya di wilayah Sumbagsel (26/2/2018), meliputi Palembang, Bengkulu, Jambi, dan Lampung, Ketua bidang III/Sosbud OASE KK (Ny. Nora Tristyana Ryamizard Ryacudu) menerangkan, bahwa kegiatan yang diselenggarakan di Sumbagsel (wilayah Kodam II/Sriwijaya) selain melibatkan para pelajar juga akan mengikutsertakan para Prajurit TNI/Polri, Keluarga Besar TNI/Polri (Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini). Hal ini dipandang penting, selain memberikan dukungan moril dan apresiasi kepada aparat yang selama ini senantiasa aktif mencegah atau memberantas peredaran Narkoba di Indonesia, sekaligus memberikan pemahaman kepada keluarga besarnya tentang ancaman bahaya penyalahgunaan Narkoba, Pornografi, dan Kekerasan.

Sebagai langkah awal atau Pilot Project  kegiatan tersebut, Bidang III/Sosbud OASE KK memilih wilayah kewenangan Kodam II/Sriwijaya yang membawahi 5 Provinsi bersama unsur Pemda dan Polda dan diselenggarakan secara marathon dimulai sejak tanggal 27 Februari s.d 2 Maret 2018. Menyikapi rencana tersebut, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos dan Ketua Dharma Pertiwi Daerah B, Ny. Annies Putranto, yang kewenangannya meliputi keempat wilayah Provinsi tersebut sangat mendukung dan siap untuk mengerahkan ribuan prajurit, anggota Dharma Pertiwi beserta Bhayangkari untuk mengikuti sosialisasi.

Kegiatan di wilayah Sumbagsel itu melibatkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tingkat provinsi dan pejabat Polda setempat sebagai Narasumber. Pelaksanaan di wilayah Sumbagsel ini nantinya akan diikuti atau dicontoh oleh wilayah lain di Indonesia dan diharapkan dengan terbangunnya pemahaman yang sama tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, Pornografi, dan Kekerasan, melalui struktur organisasi yang dimiliki oleh TNI dan Polri hingga satuan dan unit terkecil di bawah Komandonya, maka secara massive akan tersebar juga pemahaman yang sama di masyarakat.

Karena, tugas TNI/Polri dipandang bersentuhan langsung dengan masyarakat, melalui Pembinaan Teritorial (Pembinaan Wilayah) hingga ke pelosok wilayah.

Palembang yang ditunjuk sebagai awal tempat kegiatan, digelar pada tanggal 27 Februari 2017 di Sriwijaya Sport Centre (SSC) dan dihadiri oleh Pangdam II/Sriwijaya dan Kapolda Sumsel beserta ribuan peserta lainnya. Selain diisi dengan ceramah, Kodam II/Sriwijaya sengaja mengolah kegiatan tersebut menjadi acara yang sangat menarik, karena Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos menyiapkan puluhan doorprize antara lain 10 buah sepeda gunung, 5 lemari es, 5 TV LCD, 10 kompor gas, 30 setrika dan 10 kipas angin. Selain itu, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto (istri Panglima TNI) pada kesempatan tersebut juga menambahkan 5 buah sepeda gunung.

Formasi Tim OASE KK yang hadir meliputi para isteri Menteri Kabinet Kerja dan pejabat Pusat, Ibu Poni Iravati (istri Menteri Pariwisata RI), Ibu Siti Faridah Pratikno (istri Mensesneg RI), Ibu Endang Nugrahani Anung (istri Seskab), Ibu Ridho Idrus (istri Mensos RI), Ibu Dina (istri Sesmen PMK RI), Ibu Hasbiyah Natsir (istri Menristek Dikti RI), Ibu Elisye Laoly (istri Menhumham RI), Ibu Yasmin Fachir (istri Wakil Menlu RI) dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto (istri Panglima TNI) pimpinan Ibu Nora Trisyana Ryacudu (istri Menhan RI).

Sementara itu, pada tanggal 28 Februari 2018, kegiatan yang sama juga digelar di Bengkulu, selanjutnya pada tanggal 1 Maret 2018 dilangsungkan di Jambi yang dihadiri oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Dr. Marga Taufik, S.H., M.H. dan puncaknya pada hari ini (Jumat, 02/02/2018) Pangdam II/Sriwijaya hadir pada acara di Bandar Lampung.

Sementara itu, pada tanggal 28 Februari 2018, kegiatan yang sama juga digelar di Bengkulu, selanjutnya pada tanggal 1 Maret 2018 dilangsungkan di Jambi yang dihadiri oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Dr. Marga Taufik, S.H., M.H. dan puncaknya pada hari ini (Jumat, 02/02/2018) Pangdam II/Sriwijaya hadir pada acara di Bandar Lampung.

Staf Kemenhan RI, Kolonel Czi Heru Prayitno, saat dikonfirmasi melalui telepon mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran Kodam II/Sriwijaya atas kemudahan dalam berkoordinasi, dukungan dan kerja samanya sehingga kegiatan OASE KK di wilayah Kodam II/Sriwijaya dapat berjalan baik, aman, dan lancar, bahkan sangat luar biasa (Over All).

Sumber          : Pendam Ii

Editor/Posting : Imam Ghazali