Wartawan dan Pengelola Laman Ikuti Penyuluhan Bahasa Indonesia

13

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH– Sedikitnya sekitar empat puluh wartawan dari media cetak, pengelola laman (website) atau online serta perwakilan Kominfo dan Humas Pemkot Prabumulih menjadi peserta penyuluhan Bahasa Indonesia se-Kota Prabumulih.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini berlangsung di Gedung Kesenian Rumdin Wali Kota Prabumulih, Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 09.30 WIB.

Walikota (Wako) Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dalam sambutannya, mengatakan penyuluhan ini sangatlah baik dalam meningkatkan mutu pengguna dan penggunaan bahasa Indonesia, juga meningkatkan sikap positif masyarakat, khususnya bagi wartawan media.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka menambah ilmu dan kemampuan melalui penyuluhan bahasa Indonesia bagi badan publik di Kota Prabumulih,” katanya.

Ditambahkan Wako, kegiatan ini menjadi sangat penting karena baik instansi pelaksana maupun media yang menjadi peserta adalah teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harapkan peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan dapat menciptakan kebanggaan dalam penggunaan bahasa Indonesia di setiap aspek pekerjaan dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Lili Oktaviani yang merupakan salah satu narasumber dari Balai Bahasa Sumsel juga menjelaskan, kegiatan penyuluhan ini sejalan dengan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Sejalan dengan itu, khusus tentang penggunaan bahasa Indonesia telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 40 Tahun 2007 tentang Pedoman bagi Kepala Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah.

“Kami sengaja melakukan kegiatan ini khusus untuk wartawan dan pengelola media karena mereka adalah salah satu garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang menggunakan bahasa Indonesia. Jangan sampai berita bagus, aktual, dan penting, tersampaikan dengan keliru karena kesalahan penggunaan bahasa,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Prabumulih, Mulwadi juga menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang jurnalis, maka seseorang harus tetap baik dalam berbahasa maupun menulis terlebih dahulu.

Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Balai Bahasa Sumsel yang telah menjadi penyelenggara serta kepada pihak Dinas Kominfo Pemkot Prabumulih yang memberi dukungan penuh pada kegiatan ini.

“Juga terima kasih untuk seluruh peserta yang telah ikut acara dengan serius dan penuh suka-cita. Semoga kegiatan seperti ini terus bisa dilaksanakan di waktu mendatang,” tukasnya.

Laporan   : AD

Posting    : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here