Warga Temukan Ular Piton di Kandang Ayam

0
333

Sumateranews.co.id, MURATARA- Lagi-lagi warga Kelurahan Rupit Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kembali heboh karena mendapatkan Ular Piton sepanjang 2 meter yang hendak memangsa ayam di dalam kandang. Peristiwa tersebut terjadi Minggu (22/7) sekitar bakda subuh atau fajar.

Yasmin, warga Kelurahan Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, mengatakan, saat itu sedang melaksanakan Shalat Subuh di rumah dan mendengar suara ribut di kandang ayam. Karena mengingat tidak seperti biasanya semua ayam berbunyi. Merasa penasaran dirinya segera mengecek ke kandang ayam miliknya yang berada di belakang rumah.

“Suara ayam ribut di dalam kandang di belakang rumah, sehingga saya cepat menyelesaikan salat dan langsung mengecek ke kandang ayam saya,” katanya.

Setelah membuka kandang, dirinya langsung kaget karena ayam-ayamnya ternak miliknya langsung berhamburan ketakutan keluar kandang.
Karena penasaran apa yang membuat ayamnya ketakutan ia langsung memeriksa dan mengecek isi dalam kandang dan melihat seekor ular Piton sedang melilit satu ekor ayam.

“Seletah melihat ular hendak memakan ayam, saya langsung keluar dan mencari cara untuk membunuh ular tersebut,” ujarnya.

Akhirnya ular berhasil dilumpuhkan menggunakan tali yang diikatkan pada ujung kayu kecil dan mengikat kepala ular Piton tersebut hingga tewas.

Diduga ular tersebut datang dari belakang rumah yang masih rawa-rawa karena sedang kelaparan sehingga memangsa ayam.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Dan Perikanan Kabupaten Muratara, Suhardimana memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan menjaga kebersihan kandang ternak.

“Berhubung ini mengenai hewan ternak, saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan terus menjaga kebersihan lingkungan kandang, jangan sampai ditumbuhi rumput liar, sehingga mengundang ular bersarang,” katanya.

Dia menyakini jika keluarnya sedikitnya rantai makanan yang bisa didapat sehingga masuk ke dalam kandang ayam dan berusaha memangsanya.

Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali