Warga Kecewa dengan Layanan RSUD Rupit, Dokter Nilai Justru Salah Prosedur

0
965

Sumateranews.co.id, MURATARA- Pelayanan rumah sakit memang kerap memberikan rasa kecewa warga dan pasien. Namun di sisi lain, medis dan pihak rumah sakit juga memiliki aturan yang harusnya bisa dimengerti dan dipahami para pasien dan keluarganya.

Berawal dari kedatangan seorang pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Rupit Kabupaten Muratara. Si pasien tersebut bernama Julita didampingi keluarganya Bahtau warga Desa Batu Gajah Kecamatan Rupit Muratara, Selasa malam (26/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut Bahtau, mereka sudah melakukan rawat jalan dan sudah melakukan prosedur dan anjuran oleh dr Fitri kandungan RSUD Rupit yang menangani pasien Julita ini. Setelah upaya rawat jalan tidak membuahkan hasil dan tak juga menunjukkan perubahan serta tak kunjung sembuh, maka pasien yang bernama Julita tersebut langsung dibawa kembali ke RSUD Rupit untuk minta rawat Inap oleh pihak keluarganya.

“Tetapi dokter yang bernama Sherly yang bertugas di malam itu bersikeras menolak si pasien untuk Rawat Inap di RSUD Rupit tersebut. Alasannya si pasien tidak dalam kondisi Gawat Darurat,” cetus Bahtau.

Lalu terjadi keributan antara keluarga pasien dengan dr Sherly. Namun akhirnya, Julita pun diizinkan untuk rawat inap di rumah sakit tersebut.

“Karena masih tak kunjung sembuh, maka keluarga kami minta agar Julita dapat dirujuk ke rumah sakit lainnya karena tak kunjung sembuh. Tapi hal itu kembali ditolak oleh dr Sherly dengan dalil yang sama karena si pasien tidak dalam kondisi gawat darurat. Padahal pasien dan keluarganya merasa bahwa ia harus mendapat perawatan yang lebih baik lagi, dikarenakan penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh,” tegas Bahtau.

‘’Kami dari keluarga pasien sangat kecewa dengan pelayanan yang ada di rumah sakit tersebut. Kenapa kami ditolak padahal kami ingin berobat bukanya kami punya hak untuk mendapatkan pengobatan. Kenapa kami dipersulit untuk mendapatkan kesehatan, padahal kesehatan itu semua orang berhak untuk mendapatkannya. Dan kami berharap pemerintah dapat menindak dr. Sherly tersebut,” tandas Bahtau, kesal.

Saat dikonfirmasi, pihak RSUD Muara Rupit melalui dr Sherly mengatakan bahwa pasien atas nama Julita telah menyalahi prosedur. ‘’Kondisi pasien Jelita bukan dalam kondisi harus rawat inap tapi rawat jalan. Lagian yang tahu penyakitnya kan kami selaku dokter. Sekarang pasien Julita sudah pulang dan sudah sembuh,’’ pungkas Sherly, Rabu (27/7).

Laporan : Donna April

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article