Wako dan Wakapolres Ikut Makamkan Jenazah Satu Keluarga Yang Meninggal Akibat Asap Genset

214

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU-Sebagai rasa prihatin dan duka yang mendalam atas satu keluarga warganya yang meninggal akibat menghirup asap genset, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe pun turut memakamkannya, selepas Sholat Ashar, Jumat (6/10) sore.

Tampak juga Wakil Kapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Barat AKP Sofian Hadi serta keluarga besar korban. Korban satu keluarga tersebut dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Sidorejo dan Kelurahan Ulak Lebar.

Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe mengatakan, ini musibah, lantaran akibat mati lampu. ‘’Saat menghidupkan genset, almarhum Chandra menyalakannya di dalam rumah karena tak memiliki halaman. Sementara fentilasi di dalam rumah tersebut sangat sedikit, sehingga asap terus memenuhi ruangan dan terhisap hingga almarhum dan keluarganya pun meninggal,’’ ujar Wako.

Lanjutnya, mati lampu itu hal yang biasa dan kita tidak menyalahkan siapapun. ‘’Yang jelas ini semua adalah Musibah, ini juga sebagai intropeksi diri kita masing-masing dan pelajaran buat kita semua.
Apa yang terjadi dengan satu keluarga  Chandra pembelajaran untuk kita semua, intinya ada hikmah atas kejadian tersebut,” cetus Nanan.

Wako juga mengingatkan kalau menghidupkan mesin genset jangan di dalam rumah, karena asap mesin genset itu mengandung racun karbon monoksida.

‘’Jadi meninggalnya para korban diduga sementara ini akibat keracunan karbon monoksida yang berasal dari genset tersebut,” tambah Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Barat AKP Sofian Hadi.

Barang yang berhasil diamankan berupa mesin genset, kabel serta baju korban. Sementara kasus ini akan dilakukan penyelidikan dan sekitar rumah korban dipasang polisi line.

“Pihak kepolisian beserta jajarannya turut berduka cita atas meninggalnya satu sekeluarga ini. Diharapkan dengan adanya musibah seperti ini menjadi yang terakhir, kalau terjadi mati lampu agar semuanya lebih hati-hati lagi,” ingat Wakapolres.

Adapun jenazah para korban adalah Chandra (39), Elisa Hariyani (38), M. Fahri Nizarrullah (10), dan M. Afif (4 bulan).

Keluarga korban tampak terpukul, namun apa hendak dikata semua Allah SWT yang mengatur.

Laporan   : Donna Apriliansyah

Editor       : Imam Ghazali

Posting     : Andre

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here