Usai Tembakan Mengenai Kanit Reskrim Polsek RKT, Ndot Tersungkur dan Tewas Didor

19911

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Bak sebuah film action, aksi kejar-kejaran dan saling tembak mewarnai penangkapan sejumlah pelaku begal yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Prabumulih, Sabtu (23/12) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB kemarin. Beruntung, saat terkena peluru tembakan senjata api rakitan milik salah satu pelaku, Kanit Reskrim Polsek Rambang Kapak Tengah, Aiptu Darmawan SH tidak mengalami luka karena menggenakan baju rompi anti peluru.

Tak ingin para pelaku lari meloloskan diri, anggota timsus Gurita Polsek RKT pimpinan Iptu Vedria Sukri langsung memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak salah satu pelaku yakni, Rinanda alias ndot (17) hingga tewas. Usai divisum di RSUD Prabumulih, selanjutnya jasad pelaku ndot langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum tak jauh dari tempat tinggalnya

Pengejaran terhadap para pelaku dilakukan setelah petugas menerima laporan pencurian dengan kekerasan terhadap korban Novita Sari (30), warga Taman Baka Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih. Peristiwa yang terjadi di dekat jembatan gapok Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT Prabumulih, pada Minggu (30/12) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB lalu. Saat itu korban bersama temanya baru pulang dari pesta undangan ditalang simpang, namun ditengah perjalan korban dibegal oleh kawanan yang diperkirakan berjumlah enam orang, salah satu pelaku yaitu AG (DPO) menodongkan senjata api dan rekannya Diman berhasil merogoh uang 200 ribu dari tas korban.

Para pelaku yang telah teridentitas pihak kepolisian yaitu Rinanda alias ndot, Pelaku Julet dan Diman (sudah tertangkap), serta para pelaku lain berinisial KEP, SUP, IY dan AG.

Berdasarkan pengembangan pihak Kepolisian Resor Prabumulih, diketahui  pelaku AG dan Rinanda alias ndot akan melarikan diri mengendarai dua unit sepeda motor dengan membawa tas dukung menuju ke arah Baturaja,

Bermodalkan informasi tersebut, Timsus Gurita langsung melakukan pengejaran ke arah Kota Baturaja. Namun dalam perjalanan tepatnya di simpang empat Sukajadi Baturaja, kendaraan  yang dikendarai timsus mengalami pecah Ban, Sabtu (23/12/2017) sekitar pukul 04.00 Wib.

Saat sedang menambal ban tersebut sekira pukul 07.00 Wib salah satu anggota Timsus Gurita melihat dua sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku inisial AG yang berboncengan dengan pelaku Rinanda alias ndot.

Dan ayah pelaku Rinanda inisial RAM berboncengan dengan pelaku inisial IY yang belum sampai ketempat pelarian. Melihat target yang mereka cari melintas, anggota Timsus Gurita melakukan pengejaran dengan meminjam dua sepeda motor warga yang ada di sekitar bengkel tersebut.

Saat itu,  Brigadir M Saleh berboncengan  Aiptu Darmawan, S.H dan Bripka Perli berboncengan dengan Brigadir Moko. Sempat terjadi kejar-kejaran, Kanit Reskrim Polsek RKT Aiptu Darmawan, SH sempat mendekati sepeda motor yang dikendarai pelaku AG yang berboncengan dengan pelaku Rinanda alias ndot, kemudian meminta kedua pelaku untuk berhenti, bukannya berhenti pelaku mencoba melawan dengan menembak petugas menggunakan senjata api rakitan jenis pistol.

 

Tembakan pelaku tepat mengenai badan Kanit Reskrim Polsek RKT Aiptu Darmawan, SH, beruntung peluru tak menebus rompi anti peluru yang dikenakan Kanit.

Petugas kemudian terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku, kemudian pelaku Rinanda alias ndot terjatuh dari sepeda motor, kemudian Aiptu Darmawan, S.H langsung mengamankan senjata api rakitan milik pelaku tersebut, namun pelaku AG tidak terkejar lagi.

Timsus Gurita Polsek RKT yang dipimpin Aiptu Darmawan, S.H kemudian kembali ketempat pelaku Rinanda alias ndot terjatuh. Dilokasi kejadian sudah diamankan oleh jajaran kepolisian dari Polres Oku dan Polsek Lubuk Batang, kemudian dijelaskan bahwa pelaku Rinanda alias ndot merupakan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah Kota Prabumulih, selanjutnya jenazah dibawah ke RSUD Kota Prabumulih untuk dilakukan Visum

Kemudian pada hari Sabtu (23/12/2017) sekira pukul 14.00 Wib jenazah pelaku Rinanda alias ndot diserahterimakan oleh Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M kepada pihak keluarga yang diwakili pamannya atas nama Helman dan perwakilan Desa Negeri Agung Sdr Herdianson untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga, tidak lupa diberikan bantuan berupa uang duka dan sembako.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M didampingi Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Eryadi Yuswanto, S.H., M.H saat dikonfirmasi mengatakan pelaku Rinanda alias ndot bersama rekan-rekannya sudah menjadi target opMenurut Kapolres, dalam aksinya kawanan ini sering menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam dan tidak segan segan-segan melukai korbannya.

” Saat proses penangkapan pun pelaku masih melakukan perlawanan dengan menembak salah satu personil kita, beruntung personil kita dilengkapi dengan SOP menggunakan body vest atau rompi anti peluru sehingga tidak berakibat fatal bagi keselamatan petugas kami dilapangan, kami juga menghimbau kepada rekan-rekan pelaku yang identitasnya sudah kami ketahui untuk segera menyerahkan diri ” tungkas AKBP Andes.

Laporan : AD

Editor     : Donny

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here