Usai Taklukan Vietnam, Voli Pantai Indonesia Bakal Hadapi Dua Lawan Tangguh

0
990

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Atlet voli pantai putri Indonesia, Dhita Juliana dan Putu Dini Jasita Utami akan menghadapi dua lawan tangguh yaitu Kazakhstan dan Thailand secara berturut-turut.

Hal itu diungkapkan Juliana dan Utami usai pasangan tersebut berhasil menang mudah dari tim Vietnam dua set langsung di lapangan utama voli pantai Jakabaring Sport City (JSC), Senin (20/8).

Bukan tanpa alasan Juliana mengatakan hal itu. Pasalnya, dari faktor jam terbang, ketiga pasangan tersebut sering mengikuti turnamen voli pantai. Bahkan, Indonesia dan Kazakhstan sebelumnya sudah saling mengalahkan.

Juliana mengakui jika untuk menghadapi dua negara tersebut, pelatih sudah memperlihatkan video pertandingan kedua lawan untuk mempelajari kekuatan lawan, dan strategi apa yang akan diterapkan nantinya.

“Masih ada dua tim lagi yang akan kami hadapi. Besok sore (Selasa) akan melawan tim Kazakhstan. Kami rasa pertandingan besok masih 50-50, makanya malam ini kami akan membahas strategi bersama pelatih,” ujarnya.

Bagi pasangan Indonesia ini, atlet putri Kazakhstan memiliki beberapa keunggulan yang harus ditemukan kontra strateginya.

“Mereka memiliki postur tubuh yang lebih tinggi sehingga bisa melakukan over-block serangan kami. Tetapi, pelatih sudah membahas strategi bagaimana menghadapi lawan yang mempunyai postur lebih tinggi. Jadi, kita lihat hasilnya nanti,” ungkapnya optimis.

Selain itu, lanjut Juliana, kedua pemain Kazakhstan memiliki tenaga yang kuat sehingga dia dan pasangannya harus mengatur kapan dan dimana melakukan blocking atau menyerang.

“Dengan Kazakhstan, sebelumnya kami sudah pernah bertemu dan pernah menang dan kalah, jadi semua masih 50-50. Untuk melawan tim Thailand, pelatih sudah memperlihatkan video pertandingan mereka, dan malam nanti kami akan membahas juga strategi untuk melawan mereka,” lanjutnya.

Terkait raihan kemenangan dalam dua pertandingan sebelumnya melawan Hongkong dan Vietnam, Juliana dan Utami mengakui jika masih ada kekurangan dan kelemahan pada performa mereka saat bertanding.

“Dari dua pertandingan yang sudah dijalani, kami sudah berusaha maksimal tetapi memang masih ada timing yang kurang tepat saat melakukan spike atau blocking mundur. Tetapi, kami tentu akan memperbaiki lagi,” tegasnya.

Dikatakan, tim putri Vietnam memang masih di bawah pasangan Indonesia itu. “Di atas kertas memang level kami sedikit di atas mereka. Karena mungkin mereka jarang mengikuti kejuaraan, sedangkan kami sering ikut turnamen,” ungkapnya.

Namun, lanjut Juliana, Kazakhstan dan Thailand memiliki jam terbang yang sama dengan mereka. “Kami dengan mereka mempunyai jam terbang yang bisa dikatakan sama. Tentunya, kami mengharapkan doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia agar bisa memberikan yang terbaik,” harapnya disambut anggukan setuju dari Utami.

Laporan          : Irfan
Editor/Posting : Imam Ghazali