Usai Seminggu Lebih Kabur, Ini Alasan Pelaku Tabrak Lari Meninggalkan Korban Terkapar di Jalan

365
Setelah sempat kesulitan memburu dan mengejar pelaku penabrak lari yang menyebabkan seorang bocah berusia 13 tahun meninggal dunia di lokasi (TKP) usai terseret sejauh 5 meter, akhirnya anggota Unit Laka Satlantas Polres Pagaralam berhasil menangkap pelaku yakni, YT (35).

Satu Tewas di TKP, 2 Luring

Sumateranews.co.id, PAGARALAM – Setelah sempat kesulitan memburu dan mengejar pelaku penabrak lari yang menyebabkan seorang bocah berusia 13 tahun meninggal dunia di lokasi (TKP) usai terseret sejauh 5 meter, akhirnya anggota Unit Laka Satlantas Polres Pagaralam berhasil menangkap pelaku yakni, YT (35).

Warga Desa Padang Kandis, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Lahat, Sumsel ini berhasil ditangkap petugas, pada Sabtu (30/05) kemarin. Kepada petugas, pelaku mengaku kabur meninggalkan korban karena takut dikeroyok massa.

Kasatlantas Polres Pagaralam AKP Ricky Mozam menjelaskan, YT merupakan pelaku tabrak lari yang menyebabkan korban TPT (13) meninggal dunia, dan dua (2) orang lainnya selamat, ketiganya warga Desa Suka Cinta, Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam.

“Kejadian kecelakaannya 20 Mei 2020. Tapi pelaku kami tangkap Kamis (30/5/2020) lalu. Kami sempat kesulitan mencari pelaku,” kata Kasat Lantas, AKP Ricky Mozam, Selasa (2/6/2020).

Ricky mengatakan, polisi menangkap pelaku berdasarkan informasi masyarakat di lokasi kejadian. Dari keterangan masyarakat itu, polisi mengidentifikasi pelat nomor mobil APV yang dikendarai pelaku YT.

“Awalnya, YT mengendarai mobil APV dari arah Pagaralam ke Arah Kabupaten Lahat. Sampai di Suka Cinta, mobil yang dikendarai YT menabrak tiga orang korban salah satunya meninggal dunia, dan korban lainnya mengalami luka ringan (Luring),” sebut AKP Ricky.

Ditambahkan Ricky, YT kabur bersama kendaraan mobil APV miliknya ke arah Kabupaten Lahat, dan meninggalkan korban tergeletak di lokasi (TKP) dan sempat terseret sepanjang 5 meter.

“Kami melacak pelaku berdasarkan nomor polisi mobil APV yang menurut keterangan masyarakat,” ujar Kasatlantas.

Akibat perbuatannya, sambung Ricky, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 312 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dengan ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara.

“Sekarang, pelaku kami tahan di Polres Pagaralam untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” katanya.

“Setelah kejadian, dia langsung pulang ke rumah,” imbuh Kasatlantas.

Dihadapan polisi, lanjut Kasatlantas, alasan pelaku YT sengaja kabur karena takut dikeroyok oleh warga disekitar lokasi kejadian.

“Saya menyesal. Waktu itu saya takut dikeroyok warga, makanya saya kabur meninggalkan korban di lokasi,” akunya.

Laporan : Herman III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here