Usai Hasil Tim Auditor, Polres Muba Segera Tetapkan Tersangka Pembangunan Gedung Serba Guna Sekayu

0
303

Sumateranews.co.id, SEKAYU – Adanya kerugian keuangan daerah lebih dari Rp 1 milyar saat pembangunan Gedung Serba Guna Sekayu, maka pihak Tipikor Polres Musi Banyuasin menghadirkan dan menerjunkan Tim Auditor BPK RI serta Tim Ahli dari Politeknik Universitas Sriwijaya Palembang untuk melakukan audit Fisik Gedung secara menyeluruh.
Kehadiran mereka diperuntukkan untuk menghitung besaran kerugian keuangan daerah dengan menggunakan metode Real Cost dan Total Lost.
Selama dua hari pemeriksaan volume gedung, Tim yang diterjunkan berpedoman pada Adendum Kontrak Kerja yang terakhir sebab rekondisi gedung sudah mengalami kerusakan.
Menurut Kapolres Muba, melalui Kasat Reskrim AKP M Kemas Syawaludin yang ditemui di ruang kerjanya Kamis (01/02/2018), Polres Muba dalam hal ini hanya memfasilitasi BPK dalam proses penghitungan PKN. Beberapa hari kedepan BPK akan mengklarifikasi dengan pihak terkait yang terlibat dalam pembangunan Gedung Serbaguna Sekayu.
Pihaknya melibatkan BPK RI dan Ahli Politeknik Unsri karena temuan awal kerugian keuangan daerah melebihi Rp 1 milyar. Terkait penetapan tersangka, secepatnya akan kita lakukan setelah hasil penghitungan PKN dari pihak BPK keluar.

Dijelaskan M Kemas Syawaludin, pemeriksaan volume gedung dan audit secara menyeluruh dilakukan karena persoalan pembangunan gedung Serba Guna Sekayu sudah memasuki tahap penyelidikan. Untuk memastikan besaran kerugian keuangan daerah yang sesungguhnya secara riil pihaknya telah menggandeng auditor BPK RI dan ahli Politeknik Unsri dengan disaksikan oleh Dinas PU CK Muba. “Kita tunggu hasil penghitungan PKN oleh BPK RI, tentunya setelah hasilnya keluar baru kita akan tetapkan tersangka,” ujar M Kemas Syawaludin.

Laporan : Hasbullah Anwar
Editor/Posting : Imam Ghazali