Usai Diajak Nonton Kuda Lumping, Remaja Putri Belasan Tahun Disetubuhi di Kamar Kosan

TULANG BAWANG BARAT – Satreskrim Polres Tulang Bawang Barat berhasil mengungkap dan meringkus pelaku tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur, yang terjadi di Tumijajar, kabupaten Tulang Bawang Barat, pada Minggu, 20 Februari 2022 lalu.

Pelaku yang masih berusia belasan tahun ini, yakni AD (15) warga kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara berhasil ditangkap pada Senin siang, 3 Oktober 2022 sekira Pukul 14.00 WIB. Setelah sempat kabur selama sekitar 8 bulan, usai kejadian.

“Pelaku berinisial AD (15), warga kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara. Selanjutnya, unit PPA Polres Tulang Bawang Barat melakukan pemeriksaan terhadap saksi AD.

Saksi (pelaku) sendiri mengakui perbuatannya telah menyetubuhi YL (14) sebanyak 2 kali dengan bujuk rayu akan menikahi apabila hamil sehingga korban mau disetubuhi,” terang Kasat Reskrim, IPTU Dailami SH mewakili Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Sunhot P. Silalahi SIK MM, Selasa, 4 Oktober 2022.

Ia mengatakan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah pihaknya sebelumnya menerima laporan dari keluarga korban, pada Senin, 22 Februari 2022 lalu.

Dalam laporan itu, lanjut dia, terungkap peristiwa itu bermula pada Minggu, 20 Februari 2022 sekira jam 14.00 WIB. Di mana korban bersama rekan rekannya sedang menonton jaranan (Kuda lumping, red). Karena kemalaman, korban dan rekannya diajak oleh 2 anak lelaki yang merupakan pasangan mereka untuk mencari kos-kosan,

Kemudian mereka menginap di kost kostan yang beralamat di Daya Asri kecamatan Tumijajar, Tulang Bawang Barat.

“Malamnya mereka melakukan persetubuhan di dalam kamar kos tersebut dan keesokan harinya korban ditemukan oleh orangtua dan membawanya ke kantor polisi untuk membuat laporan polisi. Akibat persetubuhan yang dialami oleh anak-anak mereka,” ungkap Kasat Reskrim.

Akibat perbuatannya, lanjut Kasatreskrim, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 jo. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang. (Dedi)

Editor: Donni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *