UPDATE! Ungkap Kasus 3C Minggu ke 2 September, Terbanyak Muara Enim 7 Kasus, Disusul Prabumulih dan Polda Sumsel Masing-masing 3 Kasus

74
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM di ruang kerjanya, Senin, 14 September 2020.

PALEMBANG – Kepolisian daerah (Polda) Sumsel melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM kembali merelease ungkap kasus 3C (Curas, Curat, dan Curnamor) serta tindak pidana narkoba di wilayah hukumnya pada Minggu ke 2 September atau periode dari tanggal 7 s/d 13 September 2020.

“Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran pada Minggu kedua bulan September 2020 berhasil mengungkap kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) sebanyak 23 kasus tindak pidana,” sebut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM di ruang kerjanya, Senin, 14 September 2020.

Menurutnya, dari 23 kasus tindak pidana yang berhasil diungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu; Curat sebanyak 17 kasus, dan Curas 6 kasus.

“Dari 23 kasus tersebut terbanyak yang mengungkap adalah Muara Enim dengan 7 kasus, disusul Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres Prabumulih masing-masing 3 kasus, dan Polrestabes, Polres OKU, Polres OKU Timur dan Polres Pali  masing-masing 2 kasus,” ungkap Supriadi.

Selanjutnya, untuk pengungkapan kasus narkoba selama periode tersebut, Supriadi menyebutkan, pihak Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/ Tabes jajaran berhasil mengungkap sebanyak 54 kasus dengan 66 tersangka.

“Ke 66 tersangka ini terdiri dari pengedar 53 orang, pemakai 13 orang. Sedangkan Barang bukti yang disita sebanyak 1137,62 gram sabu, 1029 butir ekstasi, dan ganja seberat 501,37 gram,” jelasnya.

Adapun untuk Rangking dari segi kuantitas banyaknya LP yang diungkap terbanyak berasal dari Polres Banyuasin (8 LP & 8 Tersangka), dan Polres Musi Banyuasin (8 LP & 9 Tersangka).

“Sementara Polres Polrestabes Palembang (7 LP & 9 Tersangka), dan Polres OKU (6 LP & 6 Tersangka).

Dari Barang Bukti Narkoba yang disita, maka aparat kepolisian telah berhasil menyelamatkan 11.391 Anak bangsa,” terang Kabid Humas.

Lebih jauh, Supriadi menyebutkan, dengan terungkapnya sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat Provinsi Sumsel untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang merusak anak-anak dan generasi penerus bangsa.

Supriadi juga menambahkan, meskipun masa Pandemi Covid-19, Dit Reskrimum dan Dit Res Narkoba Polda Sumsel serta Polres/ tabes Jajaran masih terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam ungkap Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) serta Tindak Pidana Narkoba di wilayah hukum Polda Sumsel.

“Dan untuk meminimalisir tindak pidana 3C, saya berharap kepada masyarakat Sumsel agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor,” tutupnya.

Laporan : King III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here