Ulama Diteror, Jokowi: Tanggungjawab Polri untuk Menjaga Semuanya

0
116
Foto/Dok SINDOnews

Sumateranews.JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri menindak tegas para pelaku yang melakukan penyerangan terhadap para ulama.
Sebelumnya Menko Polhukam Wiranto menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan terdapat 21 kali aksi serangan terhadap para pemuka agama. Sebanyak 15 di antaranya diketahui bahwa serangan itu dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
“Saya sampaikan, Polri harus tegas untuk urusan-urusan seperti ini,” kata Jokowi usai menghadiri Dzikir Kebangsaan dan Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional I Majelis Dzikir Hubbul Wathon di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018).
Kepala Negara menegaskan, Korps Bhayangkara harus mampu bertanggungjawab untuk menjaga dan menjamin keselamatan seluruh warga.
Ia juga meminta, agar kejadian teror hingga penyerangan terhadap ulama tidak boleh dibiarkan. Sehingga, kejahatan dengan modus seperti itu tidak boleh terjadi kembali.
“Ya itu menjadi tanggungjawab Polri untuk menjaga semuanya, ulama terutama. Tokoh-tokoh agama dan juga masyarakat. Semuanya harus dijaga, jangan sampai ada kejadian-kejadian yang terus menerus seperti itu,” tegasnya.
Lebih jauh, Jokowi mengaku belum mendapat laporan secara detail dari Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian terkait sejumlah penyerangan terhadap ulama tersebut.
Ia berharap, Polri dapat segera menuntaskan seluruh kasus ini, apakah merupakan tindakan kriminalitas biasa atau kejahatan yang sengaja dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu.
“Saya sudah meminta agar dituntaskan masalah ini, dilihat betul secara detail, apakah memang benar-benar memang sesuatu yang wajar, kriminalitas biasa atau tidak,” pungkasnya.

 

 

Sumber : Okezone
Editor    : Syarif