Topang Produksi Beras, Pemkab Mura Bangun Bendungan Irigasi Sungai Dulu Desa Sukakarya

47
Pemkab Musirawas melalui Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Musirawas terus berbenah dalam bidang infastruktur untuk pertumbuhan ekonomi dimasyarakat seperti membangun bendungan dan jaringan irigasi di Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musirawas.

Sumateranews.co.id, MUSIRAWAS – Kini masyarakat petani padi khususnya yang tinggal di sekitar Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru, Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas tak lama lagi akan memiliki bendungan dan jaringan irigasi guna menopang dan meningkatkan produksi beras lebih besar lagi. Pasalnya, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Musirawas telah menggangarkan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD Kabupaten Musirawas tahun 2019 untuk pembangunan bendungan dan jaringan irigasi baru di sekitar lokasi tersebut.

“Mengingat, perlunya pembangunan bendungan Irigasi tersebut, serta kabupaten Musirawas yang merupakan penyuplai beras terbesar di sumsel maka dari itu perlu dibangunya bendungan teknis,” ungkap Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Musirawas H Ristanto Wahyudi, saat meninjau lokasi pembangunan bendungan irigasi, akhir pekan kemarin.

Menurut Ristanto Wahyudi, pembangunan bendungan yang pertama kali ini dilakukan menyusul bangunan bendungan lama yang dibangun pada tahun 1995 lalu kondisinya sudah mengalami rusak berat. Bangunan bendungan yang mampu mengairi sekitar 200 hektar lahan pertanian sawah ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2019 nanti.

“Dilakukannya pembangunan bendungan Sukaraya Baru di sekitar lokasi bendungan lama ini karena kondisinya sudah rusak berat. Dimana bendungan lama tersebut merupakan bendungan semi teknis,” jelas Ristanto Wahyudi.

Selain dapat memenuhi kebutuhan air untuk persawahan, bangunan bendungan Sungai Dulu di Desa Sukaraya Baru ini juga diharapkan bisa meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat setempat.

“Sebelumnya ada sekitar 50 hektar sawah masyarakat di wilayah Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru. Untuk itu, dengan adanya bendungan teknis yang baru ini nantinya akan dilakukan cetak sawah baru sesuai kapasitas bendungan,” imbuh Ristanto Wahyudi.

Lanjut Ristanto menjelaskan, dari data teknis pembangunan bendungan Sukaraya Baru ini, yaitu data hidrologi direncanakan memiliki debit air sebesar 75,540 meter kubik per detik.

Sedangkan, untuk debit normal 2,30 meter kubik per detik dengan kebutuhan air pengambilan 1,2 liter per detik per hektarnya.

“Kemudian, untuk panjang saluran primernya sendiri mencapai sepanjang 1.664 meter atau sekitar 1,66 km, dan panjang saluran sekunder 444 meter dan panjang saluran pasangan sepanjang 2.108 meter atau sekitar 2,1 km,” pungkasnya.

Laporan : San

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here